JABARONLINE.COM - Musim kompetisi Liga Champions 2025/2026 menjadi periode yang sangat mengecewakan bagi perwakilan klub-klub dari Liga Italia Serie A.

Secara historis, Liga Champions selalu menjadi ajang pembuktian bagi tim-tim besar Italia, namun kali ini situasinya sangat berbeda dan memprihatinkan.

Bahkan, untuk pertama kalinya dalam era modern kompetisi elite Eropa ini, wakil Serie A nyaris gagal total menempatkan satu pun tim di babak 16 besar.

Kondisi ini diperparah dengan serangkaian hasil minor yang dialami oleh klub-klub raksasa Italia di berbagai fase turnamen bergengsi tersebut.

Kegagalan pahit Inter Milan untuk melaju lebih jauh menjadi salah satu indikator utama dari penurunan performa signifikan klub Italia di level kontinental.

Selain itu, tersingkirnya Napoli pada fase grup liga menunjukkan inkonsistensi yang masih melekat pada tim-tim papan atas Serie A saat menghadapi lawan Eropa tangguh.

Juventus, yang biasanya menjadi andalan, juga harus menerima kenyataan pahit setelah gugur pada babak play-off kualifikasi menuju babak selanjutnya.

Hasil-hasil tersebut secara kolektif memperlihatkan gambaran yang lebih mendalam mengenai krisis sepak bola Italia yang tengah melanda klub-klub mereka pada panggung kompetisi Eropa.

"Kegagalan Inter Milan, tersingkirnya Napoli pada fase liga, serta Juventus yang gugur pada babak play-off memperlihatkan gambaran lebih dalam tentang krisis yang sedang melanda klub Italia pada level Eropa," demikian laporan dari Jakarta mengenai situasi ini, sebagaimana dilansir oleh Beritasatu.com.