JABARONLINE.COM - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengambil langkah antisipatif dengan menggelar simulasi kesiapsiagaan. Latihan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel siap dalam menjalankan tugas pengamanan massa.
Kegiatan penting ini dilaksanakan di Lapangan Apel Markas Polrestabes Bandung pada hari Rabu, tanggal 8 April 2026. Fokus utama dari simulasi ini adalah menguji kesiapan taktis dan operasional dalam menghadapi potensi dinamika unjuk rasa.
Latihan Pengendalian Massa (Dalmas) gabungan tersebut melibatkan ratusan personel yang berasal dari berbagai satuan kepolisian di wilayah hukum Bandung. Skala latihan ini menunjukkan keseriusan institusi dalam menjaga ketertiban umum.
Acara simulasi ini secara resmi dimulai tepat pukul 09.00 WIB, menandai dimulainya rangkaian uji coba prosedur pengamanan yang telah disiapkan. Persiapan matang diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan selama perayaan May Day.
Komando langsung dalam simulasi ini dijalankan oleh pucuk pimpinan kepolisian wilayah kota, yakni Kapolrestabes Bandung. Hal ini menegaskan pentingnya pengawasan langsung dari tingkat tertinggi di Polres.
Kapolrestabes Bandung yang memimpin latihan tersebut adalah Kombes Pol Adiwijaya, S.I.K., yang mengawasi langsung setiap tahapan simulasi. Kehadirannya memberikan motivasi bagi ratusan personel yang terlibat dalam sesi latihan ini.
Disebutkan bahwa jumlah total personel yang berpartisipasi dalam latihan Dalmas gabungan tersebut mencapai angka signifikan. "Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh sedikitnya 451 [personel]," demikian keterangan yang didapat dari pantauan kegiatan tersebut.
Latihan ini mencakup berbagai skenario penanganan massa, mulai dari negosiasi hingga tindakan pengendalian sesuai dengan prosedur standar operasional kepolisian. Tujuannya adalah meminimalisir eskalasi konflik di lapangan saat peringatan hari besar tersebut.
Dengan rampungnya latihan skala besar ini, diharapkan integritas dan responsivitas pasukan pengamanan di Kota Bandung semakin teruji. Kesiapan ini merupakan bagian preventif dari upaya menjaga stabilitas keamanan kota menjelang 1 Mei.
