JABARONLINE.COM - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembukaan fungsional Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo, khususnya segmen Prambanan–Purwomartani, selama periode Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Ruas tol sepanjang kurang lebih 12,23 kilometer ini direncanakan beroperasi sementara waktu tanpa dikenakan biaya sepeser pun bagi pengguna jalan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mengurai potensi kepadatan lalu lintas pada jalur utama perjalanan mudik tahun mendatang.

Segmen tol fungsional yang akan dibuka sementara ini berada pada rentang Km 30+150 hingga Km 42+375, seperti yang diumumkan oleh akun Instagram resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) @pupr_bpjt pada Kamis (5/3/2026). Operasionalnya akan menggunakan skema satu arah dengan memanfaatkan jalur A (jalur kiri) saja. Pembukaan jalur ini bersifat situasional, bergantung pada diskresi Kepolisian jika terjadi penumpukan signifikan di jalur operasional Gerbang Tol Prambanan.

Selama periode puncak arus mudik, kendaraan yang bergerak dari arah Solo, Jakarta, maupun Surabaya menuju Yogyakarta akan diarahkan masuk ke jalur fungsional melalui Jalur A. Kendaraan akan melintasi STA 30+150 hingga keluar di Gerbang Tol Purwomartani pada STA 42+375. Dari sana, lalu lintas akan dialihkan melalui off ramp menuju Simpang Sebidang Purwomartani, yang terhubung langsung dengan Jalan Nasional Yogyakarta–Solo.

BPJT juga mengonfirmasi bahwa kendaraan yang diizinkan melintas pada jalur fungsional ini dibatasi secara ketat hanya untuk kendaraan Golongan I non-bus. Akses keluar menuju jalan nasional akan diterapkan dengan skema crossing ke arah Yogyakarta, yang memerlukan pembongkaran median jalan dan pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) sementara untuk mendukung kelancaran manuver.

Pada fase arus balik, skema akan dibalik di mana kendaraan dari Yogyakarta menuju destinasi seperti Solo atau Jakarta akan memasuki jalan tol melalui on ramp Simpang Sebidang Purwomartani. Setelah melalui off ramp menuju entrance Gerbang Tol Purwomartani, arus akan dialihkan dari Jalur A ke Jalur B di STA 41+200 sebelum Jembatan Tepus.

Progres konstruksi Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo menunjukkan perkembangan bervariasi di tiap seksi; Paket 1.2 B (Prambanan–Purwomartani) telah mencapai 93,30 persen, sementara Paket 2.1 A (Purwomartani–Maguwoharjo) baru 28,53 persen. PT Jasamarga Jogja–Solo telah menyiapkan kesiapan operasional termasuk integrasi sistem transaksi di Gerbang Tol Purwomartani dengan Tol Trans Jawa Cluster 3.

Selain kesiapan infrastruktur, pengelola juga menyiagakan penuh layanan pendukung darurat seperti patroli, ambulans, derek, dan unit penyelamatan di lokasi strategis. Kenyamanan pemudik turut difasilitasi melalui rest area fungsional yang menyediakan toilet portabel, SPBU modular, minimarket bergerak, dan fasilitas ibadah.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Infonasional. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.