JABARONLINE.COM - Juventus berhasil mengamankan tiga poin penting setelah melumat habis Pisa dalam lanjutan pekan Liga Italia musim 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di markas kebanggaan mereka, Stadion Allianz, Turin, berakhir dengan skor fantastis 4-0.

Laga yang digelar pada Minggu (8/3/2026) dini hari WIB tersebut menjadi panggung pembuktian ketajaman skuad Nyonya Tua di hadapan para pendukung setia mereka. Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Juventus di klasemen sementara Serie A.

Kunci kemenangan Juventus malam itu datang dari empat gol berbeda yang tercipta di babak kedua. Gol pembuka membuka keran gol Bianconeri pada menit ke-54 melalui aksi impresif Andrea Cambiaso.

Keunggulan tersebut segera digandakan oleh pemain tengah mereka, Khephren Thuram, yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-65. Kepercayaan diri tim tuan rumah semakin meninggi setelah gol kedua tercipta.

Tak lama berselang, giliran Kenan Yildiz yang menunjukkan kelasnya dengan membobol gawang Pisa pada menit ke-75. Gol tersebut semakin membuat Pisa yang berstatus juru kunci semakin tertekan.

Pesta gol Juventus ditutup oleh Jeremie Boga yang sukses mencetak gol keempat di masa injury time. Gol penutup ini memastikan kemenangan telak 4-0 tanpa balas bagi Juventus.

Informasi mengenai hasil pertandingan ini pertama kali disampaikan oleh media nasional. "Juventus meraih kemenangan telak 4-0 atas tim juru kunci Pisa pada laga lanjutan Liga Italia musim 2025/2026 di Stadion Allianz, Turin, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB," dilansir dari Beritasatu.com.

Rincian gol kemenangan Juventus menunjukkan distribusi ancaman yang merata di lini serang mereka. "Empat gol kemenangan Juventus masing-masing dicetak Andrea Cambiaso pada menit ke-54, Khephren Thuram (65), Kenan Yildiz (75), dan Jeremie Boga pada masa injury time," dilansir dari Beritasatu.com.

Kemenangan besar ini memberikan suntikan moral signifikan bagi Juventus dalam perburuan gelar juara musim ini. Sementara itu, bagi Pisa, kekalahan ini memperpanjang rentetan hasil buruk mereka sebagai penghuni dasar klasemen.