JABARONLINE.COM - Umat Islam di Kota Bogor dan sekitarnya bersiap menyambut hari ke-15 ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 5 Maret 2026. Menjelang waktu Subuh, Muslim dianjurkan untuk melaksanakan sahur sebagai bekal energi dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Penentuan batas akhir sahur ini ditandai dengan masuknya waktu Imsak, sebuah momen krusial bagi para calon shaumun.

Setiap wilayah memiliki patokan waktu imsak yang spesifik, dan Kota Bogor tidak terkecuali dalam mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Informasi waktu imsakiyah ini bersumber resmi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Rincian waktu imsak, sahur, hingga Magrib untuk Kamis, 5 Maret 2026 (15 Ramadhan 1447 H) perlu diperhatikan dengan saksama oleh warga setempat.

Perlu diingat bahwa penetapan awal Ramadhan 1447 H telah diputuskan oleh Pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama bersama ormas Islam pada 17 Februari 2026, yang menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Kepastian tanggal ini menjadi landasan untuk mengikuti jadwal ibadah sepanjang bulan suci, termasuk jadwal imsak harian.

Niat memegang peranan fundamental dalam validitas puasa wajib, khususnya Ramadhan, yang harus dilafalkan pada malam hari sebelum fajar menyingsing atau sebelum waktu Subuh tiba. Imam Nawawi dalam kitabnya yang berjudul Majmu’ secara tegas menyatakan bahwa puasa Ramadhan tidak akan sah tanpa adanya niat yang dilafalkan di malam hari.

Adapun bacaan niat puasa Ramadhan yang dirujuk dari laman resmi Kementerian Agama berbunyi: “Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i fardhi syahri ramadhaana hadzihis sanati lillaahi ta’aalaa.” Kalimat tersebut diterjemahkan sebagai komitmen menjalankan ibadah puasa wajib Ramadhan tahun ini semata-mata karena Allah SWT.

Meskipun demikian, kegiatan sahur sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan, sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW melalui hadis riwayat Anas bin Malik. Keutamaan sahur ini mencakup penegasan mengikuti ajaran Nabi, memberikan semangat untuk beribadah, serta mencegah dampak negatif dari rasa lapar yang berkepanjangan.

Lebih lanjut, Lembaga Fatwa Mesir menjelaskan bahwa dalam keberkahan sahur terkandung hikmah untuk memperbarui niat puasa, terutama bagi mereka yang sempat terlewat melakukannya sebelum terlewat tidur. Dengan demikian, mempersiapkan diri sebelum waktu imsak tiba adalah langkah penting untuk memaksimalkan ibadah di hari tersebut.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Infonasional. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.