JABARONLINE.COM – Pembangunan Lapangan Pasir Balok di Kampung Parungsapi Masjid, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, kini menjadi sorotan tajam. Proyek yang menelan anggaran Dana Desa hingga ratusan juta rupiah tersebut menuai kritik lantaran kondisinya yang terbengkalai dan tak kunjung usai.
Lapangan yang sebelumnya menjadi pusat aktivitas olahraga dan kebanggaan warga setempat kini justru tidak dapat digunakan. Padahal, menurut keterangan warga, fasilitas tersebut sebelumnya dalam kondisi baik dan sering digunakan untuk berbagai kompetisi resmi.
Keluhan masyarakat mencuat melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang warga bernama Kanta mengungkapkan kekecewaannya atas pengerjaan proyek yang dinilai tidak profesional.
“Ini awalnya lapangan bola bagus, seratus persen dapat digunakan dan pernah dipakai kompetisi. Namun, setelah mulai dibangun kembali oleh Kepala Desa Sipak hampir satu tahun lalu, lapangan ini tidak kunjung selesai dan kondisinya tidak pernah benar,” ujar Kanta pada Jumat (03/04/2026).
Selain mempermasalahkan fisik bangunan, Kanta juga menyoroti kurangnya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek stadion mini tersebut. Ia menyatakan bahwa warga Kampung Parungsapi Masjid merasa tidak mendapatkan informasi yang transparan mengenai kelanjutan pembangunan.
“Kami melayangkan protes sebagai warga. Sejauh ini tidak ada pemberitahuan secara menyeluruh kepada masyarakat terkait kendala atau progres pembangunan ini,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Sipak belum memberikan klarifikasi resmi. Upaya awak media untuk menghubungi Kepala Desa maupun Sekretaris Desa guna meminta keterangan terkait kendala proyek tersebut belum membuahkan hasil.
Kondisi ini memicu pertanyaan besar di kalangan masyarakat mengenai transparansi pengelolaan Dana Desa serta komitmen pemerintah desa dalam menyediakan fasilitas publik yang layak bagi warga.***
