JABARONLINE.COM - Bek kanan senior Real Madrid, Dani Carvajal, dilaporkan tengah melalui periode terberat dalam kariernya, memasuki usia 34 tahun. Berbagai kabar buruk menimpanya secara beruntun, menandai akhir yang menyedihkan bagi salah satu ikon klub baru-baru ini.

Kabar teranyar menyebutkan bahwa Carvajal dipastikan tidak akan mendapatkan perpanjangan kontrak dari Real Madrid. Selain itu, peluangnya untuk masuk skuad Spanyol di Piala Dunia mendatang juga kini hampir tertutup rapat akibat kondisi fisiknya.

Musibah terbaru yang menimpanya adalah diagnosis fisura pada falang distal jari kelingking kaki kanannya. Cedera ini secara efektif membuatnya harus mengucapkan selamat tinggal pada sisa pertandingan krusial Madrid di La Liga musim ini.

Kondisi cedera ini semakin memperkecil harapannya untuk tampil di Piala Dunia, yang sebelumnya sudah diragukan mengingat minimnya waktu bermain pasca-pemulihan. Skenario terburuk kini menjadi kenyataan bagi pemain veteran tersebut.

Pihak klub di Valdebebas memprediksi bahwa Carvajal akan absen antara dua hingga tiga minggu. Ini berarti satu-satunya target realistisnya adalah berusaha pulih tepat waktu untuk laga kandang terakhir melawan Athletic Bilbao, sebagai perpisahan simbolis setelah 13 musim membela tim utama.

Keputusan Madrid untuk tidak memperpanjang masa baktinya didasari oleh minimnya kontribusi Carvajal pada fase krusial akhir musim. Sang pemain harus menelan pil pahit perpisahan dari Santiago Bernabéu sebagai pemain cadangan, dihantam cedera, dan di tengah hubungan yang memanas dengan pelatih.

Carvajal sebelumnya sempat mengalami kemunduran besar setelah mengalami cedera serius yang membuatnya absen hampir setahun, dimulai sejak 5 Oktober 2024. Momen saat ia meninggalkan lapangan Santiago Bernabéu dengan air mata menjadi penanda awal dari proses pemulihan yang panjang dan sulit.

Setelah kembali secara bertahap, ia sempat menikmati sedikit ritme pertandingan sebelum kembali diterpa masalah fisik, termasuk cedera saat derbi melawan Atlético Madrid dan kemudian masalah lutut berupa badan bebas artikular yang menjadi pukulan terberat.

Sejak awal tahun 2026, meskipun telah masuk dalam daftar skuad, kontribusinya sangat minim, hanya empat kali menjadi starter dari 26 pemanggilan dan bermain total 442 menit. Situasi ini diperparah dengan beberapa perselisihan dengan nakhoda tim, yang turut mewarnai akhir masa baktinya.