KABUPATEN BANDUNG, Jabaronline.com – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, H. Tarya Witarsa, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung sebagai titik refleksi bersama di tengah berbagai persoalan lingkungan yang masih dihadapi.
Dalam pernyataannya, Tarya menilai peringatan hari jadi tahun ini tidak sepenuhnya berlangsung dalam suasana ringan. Di satu sisi, Kabupaten Bandung patut bersyukur atas perjalanan panjang pembangunan yang telah dilalui. Namun di sisi lain, berbagai tantangan seperti banjir, perubahan tata guna lahan, hingga persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah serius.
“Musibah banjir di sejumlah wilayah serta penumpukan sampah menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak boleh mengabaikan keseimbangan ekologis,” kata Tarya.
Ia menegaskan, persoalan infrastruktur dan lingkungan harus ditangani secara terpadu. Menurutnya, sistem drainase, pengelolaan air, tata ruang, hingga persampahan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus terintegrasi dalam kebijakan yang komprehensif dan berkelanjutan.
“Penanganan tidak cukup bersifat darurat. Dibutuhkan pembenahan dari hulu hingga hilir agar persoalan ini tidak terus berulang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tarya menyebut momentum Hari Jadi ke-385 ini harus dimaknai tidak hanya sebagai kebanggaan historis, tetapi juga sebagai tanggung jawab moral untuk menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan tersebut. Pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat dinilai harus berada dalam satu barisan untuk menciptakan perubahan nyata.
“Kesadaran menjaga lingkungan harus menjadi gerakan bersama, bukan sekadar kebijakan di atas kertas,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Tarya berharap Kabupaten Bandung mampu bangkit dari berbagai tantangan yang ada, serta menghadirkan pembangunan yang lebih tertata, bersih, dan berkelanjutan.
