Laju harga emas di pasar global terpantau masih menunjukkan tren penguatan yang signifikan pada sesi perdagangan Kamis siang (26/2/2026). Komoditas logam mulia ini terus mendapatkan momentum positif seiring dengan melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat di pasar uang. Para pelaku pasar kini cenderung beralih ke aset yang lebih aman demi mengamankan portofolio investasi mereka dari fluktuasi.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan Reuters, harga emas di pasar spot mencatatkan kenaikan sebesar 0,4 persen. Angka tersebut membawa harga emas berada di posisi US$ 5.192,28 per ons troi tepat pada pukul 12.00 WIB. Kenaikan ini menunjukkan daya tarik emas yang tetap kuat bagi para investor berskala internasional di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Pelemahan indeks dolar AS menjadi faktor utama yang memberikan ruang bagi harga emas untuk terus menanjak lebih tinggi. Ketika mata uang Negeri Paman Sam tersebut terkoreksi, harga emas biasanya menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya. Kondisi ini secara otomatis memicu lonjakan volume pembelian di berbagai bursa komoditas dunia sepanjang hari ini.

Selain faktor moneter, ketidakpastian mengenai kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat turut menjadi pendorong utama permintaan aset safe haven. Situasi kian kompleks dengan adanya perkembangan dinamika geopolitik global yang melibatkan pembicaraan antara pihak AS dan Iran. Ketegangan yang belum mereda ini membuat investor merasa perlu melindungi aset mereka dari risiko volatilitas yang tinggi.

Tren kenaikan harga emas ini sebenarnya sudah mulai terlihat konsisten sejak awal pekan perdagangan bulan Februari ini. Sebelumnya, instrumen investasi ini sempat menyentuh level tertingginya dalam kurun waktu lebih dari tiga pekan pada Selasa (24/2/2026). Pencapaian tersebut menandakan bahwa sentimen bullish terhadap emas masih sangat dominan di pasar finansial global.

Para analis memandang bahwa kombinasi antara melemahnya dolar dan risiko geopolitik menciptakan kondisi yang sempurna bagi penguatan emas. Ketidakpastian arah kebijakan ekonomi global membuat banyak pihak enggan mengambil risiko terlalu besar pada aset berisiko tinggi lainnya. Alhasil, emas kembali menjadi pilihan utama untuk menjaga nilai kekayaan di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.

Hingga saat ini, pergerakan harga emas dunia masih terus dipantau secara ketat oleh para pelaku ekonomi dan pemangku kebijakan. Fluktuasi nilai tukar dolar serta hasil akhir dari negosiasi geopolitik akan menjadi penentu arah pergerakan harga selanjutnya di pasar. Untuk sementara waktu, kilau emas diprediksi akan tetap bertahan di level tinggi selama faktor pendukungnya masih ada.

Sumber: Beritasatu

https://www.beritasatu.com/ekonomi/2970972/harga-emas-dunia-siang-hari-ini-masih-tinggi-karena-dolar-as-melemah