JABARONLINE.COM - Chapter terbaru manga One Piece, Chapter 1181, resmi memulai salah satu konfrontasi paling dinantikan dalam alur cerita saat ini, yakni pertarungan antara Raja Dunia, Nerona Imu, dan Raja Raksasa Elbaph, Loki. Momen ini menjadi klimaks setelah dominasi Imu yang diperlihatkan pada chapter sebelumnya di negeri para raksasa.
Pertarungan ini langsung menyuguhkan duel yang memuaskan para penggemar, di mana Loki menunjukkan kemampuan luar biasa untuk menandingi kekuatan Imu. Kemampuan Loki untuk bertahan melawan Imu, yang bahkan mampu mengalahkan pendekar pedang sekelas Zoro dan Sanji, dinilai sangat mengesankan oleh para analis.
Loki tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memamerkan mengapa ia dianggap memiliki potensi untuk menghancurkan dunia sebagai sosok Nidhoggr. Pertarungan ini baru sekadar pembuka, dan Chapter 1181 hanyalah pratinjau dari apa yang akan terjadi selanjutnya dalam duel krusial ini.
Sebelumnya, pada akhir Chapter 1180, pertarungan antara Loki dan Nerona Imu telah ditetapkan, dengan Imu datang ke Elbaph untuk melenyapkan ancaman Nika dan Nidhoggr. Meskipun Imu diprediksi akan menjadi pemenang akhir karena kekuatannya yang luar biasa, Loki berhasil memberikan perlawanan yang signifikan dalam bentrokan awal mereka.
Dalam Chapter 1181, Loki terbukti mampu mengimbangi pergerakan cepat Imu, bahkan melancarkan serangan balasan yang kuat. Selain itu, ia menunjukkan daya tahan tinggi dengan mampu menahan pukulan terkuat Imu, termasuk serangan pedang berbasis sihir yang dilancarkan oleh sang Raja Dunia.
Penulis Rei Penber menilai bahwa Eiichiro Oda berhasil menyeimbangkan kekuatan luar biasa Loki dan kekuatan dominan Imu dalam chapter ini. Meskipun demikian, narasi telah disiapkan agar Loki kemungkinan besar akan mengalami kekalahan, terbukti dari serangan terkuatnya, Thorheim, yang gagal menjatuhkan Nerona Imu.
"Loki's strongest attack, called Thorheim, failed to take down Nerona Imu, and now it is time for the king of the world to counterattack with abilities of his own and take him down in battle entirely," ujar Rei Penber.
Selain aksi pertarungan yang intens, Chapter 1181 juga menyajikan eksposisi penting mengenai masa lalu Imu selama Abad Kekosongan. Hal ini menjadi momen bersejarah karena terungkapnya hubungan Imu dengan Joy Boy, yang ternyata sangat akrab.
"Imu was seen laughing with Joy Boy, and their relationship seemed to be quite friendly, which has come as a shock to many," jelas Rei Penber mengenai penemuan mengejutkan tentang kedekatan Imu dan Joy Boy di masa lalu.
