JABARONLINE.COM - Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Patompo baru-baru ini melaksanakan kunjungan benchmarking ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar pada hari Selasa, 7 April 2026. Kunjungan ini merupakan bagian integral dari upaya peningkatan mutu tata kelola akademik institusi tersebut.

Kegiatan penting ini diselenggarakan di Ruang Senat FEB Universitas Hasanuddin, menandai fokus serius FE Patompo dalam pengembangan kurikulum dan penguatan kelembagaan di tengah era transformasi pendidikan tinggi yang cepat.

Rombongan dari Universitas Patompo diterima langsung oleh jajaran pimpinan FEB Unhas. Penerimaan ini diwakili oleh Wakil Dekan I Dr. Sabir, S.E., M.Si, serta Wakil Dekan III Prof. Musran Munizu, S.E., M.Si., M.AP, bersama para ketua departemen terkait.

Pihak FEB Unhas memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kunjungan ini, memandang kolaborasi antarperguruan tinggi sebagai strategi krusial. Kolaborasi dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan mampu bersaing di kancah global.

"Benchmarking seperti ini penting untuk saling berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan fakultas, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi pendidikan," ujar perwakilan pimpinan FEB Unhas.

Wakil Rektor II Universitas Patompo, Dr. Rahmawati, S.E., M.Si, menjelaskan tujuan utama dari kunjungan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat menggali berbagai inovasi yang telah diterapkan FEB Unhas, mulai dari bidang akademik, riset, hingga pengelolaan sumber daya manusia.

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Patompo, Dr. Saripuddin, S.E., M.Pd, menegaskan fokus diskusi. Ia menambahkan bahwa diskusi sangat difokuskan pada implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan laboratorium manajemen, dan integrasi teknologi digital.

Sesi diskusi berlangsung secara interaktif, melibatkan presentasi, pembahasan mendalam, serta sesi tanya jawab antarpeserta. Sejumlah isu strategis turut dibahas, termasuk strategi peningkatan akreditasi program studi dan penguatan kerja sama internasional.

Selain itu, kedua belah pihak membahas strategi pengembangan kewirausahaan mahasiswa sebagai bekal penting di masa depan. Hal ini sejalan dengan komitmen bersama untuk mencetak lulusan yang adaptif dan inovatif.