CIMAHI – Suasana duka menyelimuti kediaman Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Sabtu (4/4/2026) malam.
Isak tangis keluarga pecah saat jenazah perwira TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan tiba di rumah duka.
Jenazah almarhum tiba sekitar pukul 21.15 WIB dan langsung disambut haru oleh keluarga serta ratusan warga yang telah memadati lokasi sejak malam hari. Kedatangan peti jenazah sontak membuat suasana semakin pilu.
Kedua orang tua, istri, dan keluarga tak kuasa menahan kesedihan. Tangis pecah saat peti jenazah dibawa masuk ke dalam rumah dan ditempatkan di ruang utama. Ibu dan istri almarhum tampak terus memeluk peti jenazah, larut dalam duka yang mendalam.
Ratusan warga yang memadati sepanjang jalan menuju rumah duka turut merasakan kehilangan. Banyak di antara mereka yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang gugur saat menjalankan tugas negara.
Setibanya di rumah duka, jenazah langsung disalatkan oleh keluarga dan para pelayat secara bergiliran. Suasana khidmat menyelimuti prosesi tersebut.
Pihak keluarga mengaku lega sekaligus haru setelah penantian panjang akhirnya jenazah tiba di tanah air. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah dari Lebanon hingga ke Indonesia.
“Alhamdulillah, penantian panjang sejak Senin hingga Sabtu, almarhum sudah tiba di rumah duka. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses kepulangan jenazah,” ujar Risman Efendi, kakak sepupu almarhum.
Ia menambahkan, keluarga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin menyalatkan jenazah sebelum prosesi pemakaman dilaksanakan.
