Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menunjukkan volatilitas tinggi pada pembukaan perdagangan hari ini. Pasar modal di Jakarta mengawali aktivitas dengan dinamika yang cukup menantang bagi para pelaku pasar. Kondisi ini mencerminkan adanya ketidakpastian jangka pendek yang membayangi pergerakan harga saham domestik.

Pada Kamis pagi tanggal 26 Februari 2026, laju indeks terpantau bergerak dalam dua arah yang cukup kontras. Setelah dibuka di zona merah, IHSG sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan bergerak menguat ke zona hijau. Namun, momentum penguatan tersebut tidak bertahan lama karena tekanan jual kembali mendominasi lantai bursa.

Hingga pukul 09.28 WIB, performa indeks saham kebanggaan Indonesia ini mencatatkan penurunan yang cukup signifikan. IHSG terpangkas sebesar 0,22 persen atau setara dengan pelemahan 18,37 poin dibandingkan penutupan sebelumnya. Saat ini, posisi indeks berada pada level 8.303,8 yang menjadi perhatian serius bagi para analis teknikal.

Berdasarkan laporan dari Beritasatu.com, fluktuasi ini menandakan adanya tarik-menarik kepentingan antara aksi beli dan aksi jual. Para investor tampaknya masih bersikap hati-hati dalam menempatkan modal mereka di tengah situasi pasar yang belum stabil. Meskipun ada upaya untuk rebound, sentimen negatif terlihat masih cukup kuat menahan laju kenaikan indeks.

Penurunan tipis ini memberikan dampak langsung terhadap portofolio saham-saham blue chip maupun lapis kedua. Sektor-sektor penggerak pasar terlihat masih berjuang untuk keluar dari tekanan koreksi yang terjadi sejak awal sesi. Kondisi pasar yang bergerak dua arah ini memaksa trader untuk lebih jeli dalam melihat peluang entry yang aman.

Situasi di lantai bursa Jakarta terus dipantau secara ketat seiring dengan berjalannya waktu perdagangan sesi pertama. Meskipun sempat menyentuh zona hijau sesaat, konsistensi indeks untuk bertahan di area positif masih menjadi tantangan besar. Volume perdagangan pun terus bergerak dinamis mengikuti arus keluar masuknya dana dari investor asing maupun domestik.

Hingga berita ini diturunkan, IHSG masih berupaya mencari titik keseimbangan baru di tengah fluktuasi yang terjadi. Para pelaku pasar disarankan untuk tetap memantau rilis data ekonomi terbaru yang mungkin memengaruhi sentimen bursa. Perjalanan indeks hingga penutupan sore nanti diprediksi akan tetap diwarnai oleh dinamika pergerakan dua arah.

Sumber: Beritasatu

https://www.beritasatu.com/ekonomi/2970895/ihsg-pagi-hari-ini-26-februari-2026-masih-bergerak-2-arah