JABARONLINE.COM - Upaya kolektif dalam menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup terus diperkuat di lingkungan pendidikan Pinrang. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui pendirian unit pengelolaan sampah berbasis nilai guna di sekolah menengah atas.

Kegiatan penting ini secara resmi ditandai dengan peluncuran Bank Sampah Plastik SMAN 8 Pinrang pada hari Senin, 9 Maret 2026. Acara peresmian ini mendapat kehormatan langsung dari Pengawas SMA Wilayah VIII.

Launching program ini dilaksanakan di area SMAN 8 Pinrang dan dihadiri oleh seluruh elemen sekolah. Para guru, staf pengajar, serta siswa-siswi turut serta dalam momen penting pembukaan inisiatif lingkungan ini.

Program Bank Sampah Plastik ini dirancang sebagai wujud nyata sekolah dalam menanamkan kesadaran internal. Tujuannya adalah memastikan siswa tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga mampu mengubah sampah plastik menjadi aset bernilai ekonomis.

Dra. Darna, M.M., selaku Pengawas SMA Wilayah VIII, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dicetuskan oleh seluruh warga SMAN 8 Pinrang. Inisiatif ini dinilai sangat strategis dalam konteks pendidikan karakter.

"Saya sangat mengapresiasi langkah positif yang diambil oleh warga sekolah SMAN 8 Pinrang dalam menghadirkan program bank sampah plastik di lingkungan mereka," ujar Dra. Darna, M.M.

Beliau menambahkan bahwa inisiatif ini memiliki dampak ganda, yaitu menjaga kebersihan lingkungan sekolah sekaligus berfungsi sebagai sarana edukasi yang kuat bagi para pelajar. Hal ini sejalan dengan upaya membangun budaya hidup bersih.

"Langkah tersebut sangat positif karena selain menjaga kebersihan lingkungan sekolah, juga menjadi sarana edukasi bagi murid untuk membangun budaya hidup bersih dan bertanggung jawab terhadap lingkungan," kata Dra. Darna, M.M.

Lebih lanjut, Dra. Darna, M.M. menekankan nilai pembelajaran dari pengelolaan limbah yang tepat guna di kalangan generasi muda. Ini merupakan transfer pengetahuan praktis mengenai keberlanjutan.