JABARONLONE. COM, – Kolaborasi akademisi, dunia usaha dan pemerintah kembali diperkuat. Kali ini, Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PP ISEI) Bidang Kerja Sama Dalam Negeri menggandeng Yayasan Astra untuk mendorong lebih banyak UMKM naik kelas.

Kunjungan dilakukan ke PT Eran Plastindo Utama di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Perusahaan plastik injection itu menjadi contoh nyata UMKM yang berhasil tumbuh signifikan setelah mendapatkan pembinaan.

Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Dalam Negeri PP ISEI, Aviliani, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara ISEI Pusat dengan mitra strategis, termasuk pelaku usaha yang telah sukses naik kelas.

“Ini kolaborasi antara akademisi, bisnis, dan government. Kita ingin melihat bagaimana UMKM bisa benar-benar naik kelas. Indonesia membutuhkan lebih banyak UMKM yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurut Aviliani, pendekatan yang digunakan mengacu pada sinergi pentahelix, di mana akademisi tidak hanya menjadi pengamat, tetapi ikut berkontribusi sebagai pembina bahkan pelaku UMKM.

Ia mencontohkan PT Eran yang sebelumnya berskala kecil, namun kini berkembang pesat. “Ini contoh nyata UMKM yang sudah naik kelas. Dari skala kecil, kini mampu mempekerjakan ratusan tenaga kerja. Ini harus menjadi inspirasi,” katanya.

Aviliani menekankan pentingnya kualitas dan mentalitas dalam menjaga keberlanjutan usaha. Tanpa standar mutu yang ketat, produk UMKM sulit menembus rantai pasok industri besar.

“Kualitas itu mutlak. Kalau tidak memenuhi standar, tidak akan diterima industri. Jadi UMKM harus menjaga kualitas, disiplin, dan konsisten,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Astra, Rahmat Samulo, menyampaikan bahwa PT Eran merupakan salah satu hasil pembinaan yang sukses.