JABARONLINE.COM - Hampir empat bulan berlalu sejak aksi protes warga viral di media sosial, nasib Jalan Pemda di Kampung Babakan Sawah (BBS), Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, masih belum jelas. Ruas jalan utama yang menjadi akses vital warga ini tak kunjung mendapat perbaikan permanen.

Kondisi jalan yang semakin rusak memicu kekecewaan masyarakat. Ubuy, tokoh masyarakat setempat, menyuarakan keluhan dengan nada geram.  

"Kami merasa dianaktirikan. Jalan pemukiman di Babakan Sawah ini seperti terlupakan. Padahal ini urat nadi ekonomi dan mobilitas warga setiap hari," ujarnya kepada awak media.

Menurut Ubuy, keresahan warga bukan tanpa alasan. Sejak akhir Oktober 2025, kawasan yang berdekatan dengan Babakan Baru sempat menjadi sorotan publik setelah warga turun ke jalan memprotes kondisi infrastruktur yang dinilai membahayakan pengendara, terutama sepeda motor.

Namun hingga Februari 2026, belum ada kejelasan jadwal perbaikan dari pemerintah daerah. Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor segera turun tangan.

"Kami ingin jalan ini segera ditangani sebelum jatuh korban atau kerusakan kendaraan makin parah. Jangan sampai baru bergerak setelah ada korban," tegasnya.

Desakan warga berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi jalan yang menjadi jalur utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Mereka menilai lambannya penanganan hanya akan memperburuk keadaan serta menambah beban masyarakat.***