JABARONLINE.COM - Pelaksanaan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) menuai sorotan tajam dari para peserta akibat adanya keluhan masif mengenai gangguan pada server sistem. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) segera memberikan tanggapan resmi atas isu yang beredar luas tersebut.
Sebagai upaya persiapan teknis dan administratif sebelum ujian utama TKA, Kemendikdasmen telah menjadwalkan proses gladi bersih dalam lima gelombang berbeda. Tahapan ini dirancang untuk memastikan semua elemen infrastruktur digital berfungsi optimal sebelum hari H pelaksanaan.
Gelombang pertama dari rangkaian gladi bersih ini telah dilaksanakan pada tanggal 9 hingga 10 Maret 2026 lalu. Sayangnya, gelombang perdana ini justru diwarnai dengan keluhan banyaknya guru dan peserta yang melaporkan ketidakstabilan server TKA.
Berbagai keluhan ini menyebar luas dan terekam jelas dalam jejak komentar pada akun media sosial resmi BSKAP Kemendikdasmen, yakni @litbangdikbud dan @pusmendik. Menanggapi kegaduhan tersebut, Kepala BSKAP Kemendikdasmen, Toni Toharudin, angkat bicara mengenai temuan sistem di pusat.
Toni menegaskan bahwa dari sisi sistem pusat, timnya tidak menemukan adanya indikasi kegagalan pada server utama selama proses gladi bersih berlangsung. "Secara sistem pusat tidak ada kendala, baik exambrowser Chromebook maupun fitur autoscale," tutur Toni kepada detikEdu melalui pesan singkat WhatsApp, ditulis Kamis (12/3/2026).
Setelah melakukan identifikasi mendalam atas laporan yang masuk, Toni mengarahkan fokus penyebab masalah bukan pada server pusat, melainkan pada infrastruktur di tingkat satuan pendidikan. "Menurut kami kalau ada masalah, identifikasi sementara adalah kapasitas jaringan di setiap sekolah," jelasnya.
Lebih lanjut, Toni memaparkan bahwa gelombang pertama gladi bersih tersebut diikuti oleh lebih dari 3,4 juta peserta yang tercatat secara resmi. Ia mengakui adanya kendala yang terjadi spesifik pada sesi kedua gladi bersih yang berlangsung pada hari Senin, 9 Maret 2026.
Namun demikian, ia menekankan bahwa tujuh sesi gladi bersih lainnya yang telah dilaksanakan berjalan relatif lancar tanpa hambatan berarti. Jika suatu sekolah mendapati kendala, Toni mengingatkan bahwa mereka tidak perlu panik karena masih tersedia gelombang berikutnya.
"Dan ini masih dalam persiapan, sekolah/madrasah masih bisa berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi dan juga dinas pendidikan kabupaten/kota atau kantor wilayah Kementerian Agama (Kemenag)," jelasnya.
