JABARONLINE.COM - Pertandingan sepak bola dengan tensi tinggi antara Persib Bandung dan Arema FC akan segera digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung, pihak kepolisian telah menyiapkan langkah pengamanan yang sangat ketat.
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengambil peran sentral dalam menjaga jalannya laga besar tersebut. Mereka memastikan bahwa seluruh area stadion dan jalur akses utama akan diawasi secara intensif oleh petugas berseragam maupun berpakaian sipil.
Total sebanyak 3.000 personel gabungan akan dikerahkan oleh Polrestabes Bandung untuk mengamankan pertandingan krusial ini. Jumlah personel yang besar ini merupakan bentuk antisipasi terhadap potensi kerawanan yang mungkin timbul dari kedua kelompok suporter fanatik.
Pengamanan ini mencakup penjagaan di area luar stadion, pintu masuk, tribun penonton, hingga jalur keluar pasca pertandingan usai. Tujuannya adalah menciptakan suasana yang kondusif sehingga pertandingan dapat berjalan sportif dan lancar.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, memberikan pernyataan tegas mengenai kesiapan jajarannya dalam mengawal keamanan laga tersebut. Beliau menekankan bahwa koordinasi antar instansi terkait telah dilakukan secara menyeluruh.
"Kami telah menyiapkan sekitar 3.000 personel gabungan yang akan disebar di beberapa titik pengamanan, mulai dari pintu masuk, area parkir, hingga di dalam stadion untuk mengamankan pertandingan Persib melawan Arema FC," ujar Kombes Pol Budi Sartono.
Lebih lanjut, Kombes Pol Budi Sartono juga menggarisbawahi pentingnya peran serta masyarakat, khususnya para pendukung kedua tim, dalam menjaga ketertiban. Ia meminta semua pihak untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana dan aparat keamanan.
"Kami mengharapkan kerja sama dari seluruh bobotoh dan Aremania agar pertandingan ini berjalan aman, tertib, dan lancar, serta menjunjung tinggi sportivitas," kata Kombes Pol Budi Sartono.
Langkah pengamanan berlapis ini diharapkan mampu meminimalisir potensi gangguan keamanan, sehingga duel klasik antara Maung Bandung dan Singo Edan dapat dinikmati oleh seluruh pecinta sepak bola Indonesia tanpa adanya insiden berarti.
