JABARONLINE.COM - Persiapan Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni Antar-PGRI (Porsenijar) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026 terus dimatangkan. Langkah konkret diambil oleh Pengurus PGRI Cabang Maritengngae yang menjadi tuan rumah di wilayah kota Sidrap.
Untuk memastikan kesiapan yang paripurna, Pengurus PGRI Cabang Maritengngae kembali menggelar rapat koordinasi penting. Rapat ini dipimpin langsung oleh figur sentral organisasi di tingkat cabang tersebut.
Kepemimpinan rapat dipegang oleh Ketua PGRI Cabang Maritengngae, Supriadi, S.Pd., M.Si. Ia didampingi oleh jajaran pengurus inti, termasuk Sekretaris Tomy Japisa S.Pd, dan Wakil Ketua Muhammad Alimin,S.Pd., M.Si.
Pertemuan konsolidasi ini dihadiri oleh seluruh Pengurus Cabang serta para Ketua Pengurus Ranting PGRI di bawah naungan Cabang Maritengngae. Agenda utamanya adalah pematangan persiapan pelaksanaan Porsenijar yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.
Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 9 Maret 2026. Lokasi pertemuan strategis ini bertempat di Kantor Korwil Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.
Fokus pembahasan mencakup persiapan detail terkait berbagai aspek pelaksanaan acara akbar tersebut. Hal ini menunjukkan keseriusan mereka dalam menyambut kontingen dari berbagai kabupaten.
Supriadi, yang juga menjabat sebagai Korwil Maritengngae Kab.Sidrap, menekankan bahwa pertemuan ini jauh dari sekadar formalitas belaka. Ia menegaskan pentingnya sinergi mendalam di antara semua elemen terkait.
"Ia menekankan pentingnya konsolidasi dan koordinasi menyeluruh agar Sidrap dapat sukses sebagai tuan rumah Porsenijar 2026 dimana Cabang Maritengngae sebagai tuan rumah, kegiatan tersebut, dimana koordinasi sangat penting, mulai persiapan okomodasi bagi tamu-tamu yang akan datang dari kabupaten lain. Selain itu persiapan persiapan lain yang menyangkut kesuksesan Porseninjar 2026," ujar Supriadi.
Menurut pandangan Ketua PGRI Cabang Maritengngae, kesuksesan menjadi tuan rumah melampaui sekadar seremoni pembukaan dan penutupan acara. Persiapan teknis dan manajerial yang matang adalah kunci utama keberhasilan.
