JABARONLINE.COM - Sejak awal tahun 2000-an, instrumen perencanaan pensiun yang dikenal sebagai Self-Invested Personal Pension Plan (SIPP) telah memberikan kesempatan kepada para penabung untuk mengambil kendali lebih besar atas perencanaan hari tua mereka.

Instrumen ini menawarkan keuntungan pajak yang menarik serta fleksibilitas dalam jenis investasi yang dapat dimiliki, menjadikannya opsi yang sangat baik bagi investor mandiri yang ingin mencapai masa pensiun yang lebih terjamin secara finansial.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan adanya kekhawatiran, karena kita sering diperingatkan bahwa jumlah tabungan pensiun yang terkumpul masih belum mencukupi. Bahkan, diperkirakan sekitar seperempat dari populasi usia 40 tahun di Inggris belum memiliki dana pensiun swasta sama sekali.

Meskipun demikian, masih terdapat banyak waktu yang tersedia bagi mereka yang berada di usia empat puluhan untuk melakukan penyesuaian signifikan pada perencanaan finansial mereka. Seseorang yang saat ini berusia empat puluhan masih berpeluang mengakses Pensiun Negara (State Pension) saat mencapai usia 66 tahun.

Walaupun demikian, bahkan dengan catatan kontribusi Asuransi Nasional (National Insurance) yang lengkap, dana pensiun negara tersebut diperkirakan hanya akan mencukupi standar hidup yang paling dasar saja. Hal ini menyisakan kurun waktu 26 tahun bagi individu tersebut untuk secara substansial meningkatkan pendapatan pensiun mereka melalui kontribusi aktif ke dalam SIPP.

Sebelum mengambil keputusan penting terkait investasi pensiun, sangat disarankan untuk meninjau analisis mendalam yang tersedia mengenai kondisi pasar saat ini. Hal ini penting dilakukan mengingat adanya ketidakpastian global yang terus berlangsung, mulai dari isu tarif perdagangan hingga konflik internasional.

Mark Rogers dan timnya berpandangan bahwa banyak saham di pasar Inggris (UK shares) masih diperdagangkan pada diskon yang cukup besar, sehingga menawarkan banyak potensi peluang bagi investor yang cerdas untuk memanfaatkan situasi ini. "Meskipun ada ketidakpastian yang berkelanjutan mulai dari tarif Trump hingga konflik global, Mark Rogers dan timnya percaya banyak saham Inggris masih diperdagangkan dengan diskon yang besar, menawarkan banyak potensi peluang bagi investor cerdik untuk dipelajari," ujar Mark Rogers.

Oleh karena itu, ini bisa menjadi waktu yang ideal bagi investor untuk mengamankan riset berharga mengenai peluang investasi jangka panjang. Analis yang bekerja di bawah arahan Mark telah menyisir pasar untuk mengungkapkan lima pilihan saham favorit untuk pembelian jangka panjang.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Fool.co.uk. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.