JABARONLINE.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) baru-baru ini mengeluarkan imbauan penting terkait pembatasan akses media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat bagi generasi muda.

Menanggapi momen libur Hari Raya Idulfitri, Menteri Kominfo (Menkomdigi) Meutya Hafid secara khusus mendorong para orang tua untuk mengalihkan fokus anak-anak dari layar gawai ke interaksi tatap muka. Momen liburan panjang ini dinilai sangat strategis untuk penguatan hubungan keluarga.

Menurut pandangan Meutya Hafid, libur Lebaran dan periode mudik merupakan kesempatan emas bagi setiap keluarga. Kesempatan ini harus dimaksimalkan untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dan berkualitas antar anggota keluarga.

Tujuannya adalah agar kualitas waktu yang dihabiskan bersama meningkat signifikan, jauh dari gangguan notifikasi digital yang selama ini mendominasi. Hal ini penting untuk memulihkan kedekatan emosional dalam rumah tangga.

Menkomdigi memberikan saran konkret mengenai bagaimana orang tua dapat memastikan momen kebersamaan ini berjalan optimal. Ia menyarankan adanya pembatasan penggunaan perangkat digital selama periode liburan.

"Gunakan momen liburan dan mudik ini untuk sebanyak-banyaknya menghabiskan waktu bersama keluarga. Gadgetnya bisa dimatikan dulu atau setidaknya dikurangi," jelasnya saat memberikan keterangan di Jakarta Pusat pada Rabu (11/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Meutya Hafid untuk menekankan prioritas interaksi langsung ketimbang konektivitas virtual selama perayaan hari besar keagamaan ini. Informasi ini dilansir dari Antara.

Inisiatif Kominfo ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi keluarga Indonesia untuk mengevaluasi kembali pola konsumsi media digital mereka, terutama dalam konteks perkembangan anak. Pengurangan akses gadget selama Lebaran adalah bentuk nyata dukungan terhadap perkembangan sosial anak.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.