JABARONLINE.COM - Pertandingan persahabatan yang akan mempertemukan Shakhtar Donetsk dengan Crystal Palace semakin dekat, menjadi sorotan utama di tengah jadwal internasional. Fokus utama saat ini adalah bagaimana kondisi psikologis skuad Crystal Palace setelah mereka mengalami kekalahan yang cukup besar dalam pertandingan sebelumnya.
Crystal Palace dijadwalkan akan menghadapi wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk, dalam laga uji coba yang penting untuk menjaga ritme permainan tim. Pertemuan ini menjadi momentum bagi kedua klub untuk menguji kedalaman skuad mereka sebelum kompetisi domestik kembali bergulir penuh.
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, memberikan pernyataan mengenai respons timnya pasca-kekalahan telak dari Liverpool beberapa waktu lalu. Ia menekankan bahwa secara internal, para pemain telah melakukan evaluasi cepat dan siap melanjutkan persiapan.
Glasner memastikan bahwa dampak negatif dari kekalahan tersebut tidak akan terbawa hingga pertandingan melawan Shakhtar Donetsk mendatang. Hal ini menunjukkan upaya manajemen tim dalam menjaga stabilitas mental para atlet profesional.
"Kami telah melakukan evaluasi yang sangat baik setelah pertandingan melawan Liverpool, dan saya ingin menekankan bahwa kondisi tim saat ini baik-baik saja," ujar Oliver Glasner.
Penekanan pada kondisi mental ini sangat krusial mengingat intensitas pertandingan persahabatan internasional seringkali berbeda dengan laga liga. Persiapan fisik dan mental harus seimbang untuk menghadapi lawan sekelas Shakhtar Donetsk.
Dikutip dari berbagai sumber berita, fokus utama Glasner adalah memastikan bahwa setiap pemain memahami area mana yang perlu diperbaiki segera. Pertandingan melawan Shakhtar menjadi panggung ideal untuk mengaplikasikan perbaikan tersebut.
Oliver Glasner juga menyoroti pentingnya menjaga semangat juang tim, terlepas dari hasil minor yang baru saja mereka raih. Ia ingin timnya menunjukkan karakter kuat di lapangan hijau.
"Para pemain menunjukkan reaksi yang sangat bagus dan positif terhadap kritik konstruktif yang kami berikan setelah kekalahan tersebut," kata Oliver Glasner.
