JABARONLINE.COM - Peluang karir yang signifikan kini terbuka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di sektor pendidikan. SMA Unggul Garuda baru secara resmi mengumumkan bahwa proses rekrutmen tenaga kependidikan (tendik) masih berlanjut.
Informasi ini menjadi angin segar bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tengah mencari peluang mutasi jabatan. Proses seleksi ini secara spesifik ditujukan untuk PNS yang berminat bergabung dengan institusi pendidikan unggulan tersebut.
Pihak penyelenggara telah mengambil langkah untuk memberikan waktu lebih bagi calon pelamar. Pendaftaran untuk mengisi 92 posisi strategis ini telah diperpanjang hingga batas waktu 31 Maret 2026 mendatang.
Perpanjangan masa pendaftaran ini diharapkan dapat menjaring kandidat terbaik dari berbagai daerah yang memenuhi kualifikasi yang ditetapkan. Nantinya, para pelamar yang berhasil melewati seluruh tahapan seleksi akan secara resmi bertugas sebagai tenaga pendukung di SMA Unggul Garuda baru.
"Rekrutmen tenaga kependidikan (tendik) SMA Unggul Garuda baru masih buka," mengindikasikan bahwa proses seleksi ini masih dalam fase aktif pencarian kandidat.
Lebih lanjut, mekanisme yang berlaku dalam rekrutmen ini secara jelas memprioritaskan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin melakukan mutasi ke SMA Unggul Garuda baru. Ini menunjukkan adanya kebijakan internal untuk mengisi kebutuhan SDM melalui perpindahan internal ASN.
Posisi-posisi yang tersedia ini tersebar di berbagai wilayah strategis di Indonesia. Tendik yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan penempatan di lokasi-lokasi yang dianggap memerlukan dukungan tenaga kependidikan berkualitas.
Daftar lokasi penempatan mencakup beberapa provinsi yang tersebar luas. "Tendik yang lolos nantinya akan ditempatkan di SMA Unggul Garuda baru di Belitung Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara," menurut keterangan resmi yang beredar.
Ini menandakan bahwa SMA Unggul Garuda baru sedang melakukan ekspansi atau penguatan sumber daya manusia di unit-unit sekolah barunya yang berlokasi di wilayah Indonesia Timur.
