JABARONLINE.COM - Masyarakat di wilayah Manokwari kini tidak perlu merasa khawatir mengenai ketersediaan energi selama menjalankan ibadah di bulan suci. Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memberikan jaminan penuh terhadap kelancaran distribusi bahan bakar di seluruh wilayah tersebut. Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa kendala berarti selama periode puncak konsumsi.

Kepastian mengenai ketahanan pasokan ini mencakup komoditas bahan bakar minyak (BBM) maupun liquefied petroleum gas (LPG). Fokus utama pengamanan stok dilakukan di wilayah administratif Manokwari, Provinsi Papua Barat, yang menjadi titik sentral distribusi. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam melayani kebutuhan energi nasional, terutama pada momen hari besar keagamaan.

Pengawasan ketat dilakukan mulai dari awal bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri 1447 H mendatang. Periode ini biasanya mengalami peningkatan konsumsi energi akibat tingginya aktivitas transportasi masyarakat dan kebutuhan rumah tangga yang meningkat. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk menjaga stabilitas distribusi dan mencegah terjadinya kelangkaan di lapangan.

Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, memberikan keterangan resmi terkait kondisi ketersediaan energi terkini. Beliau menyatakan bahwa ketahanan stok di fuel terminal (FT) Manokwari saat ini berada pada level yang sangat memadai bagi kebutuhan publik. Pernyataan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat di Papua Barat.

Selain di Manokwari, jaminan keamanan pasokan juga berlaku untuk beberapa terminal bahan bakar lainnya yang tersebar di seluruh wilayah Papua Barat. Hal ini berdampak positif pada stabilitas harga energi, baik di tingkat pengecer maupun pangkalan resmi yang melayani warga secara langsung. Masyarakat pun diharapkan tetap tenang dan melakukan pembelian energi sesuai dengan kebutuhan wajar sehari-hari.

Berdasarkan data terbaru, rata-rata ketersediaan stok di berbagai terminal tersebut mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 12 hari ke depan. Angka ini dianggap sangat aman dalam standar operasional prosedur distribusi energi, khususnya untuk wilayah Indonesia Timur. Pertamina terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap pergerakan stok di setiap titik distribusi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Dengan adanya kepastian stok ini, kelancaran perayaan Idulfitri 1447 H di Papua Barat diharapkan dapat berjalan dengan khidmat dan lancar. Sinergi antara pihak Pertamina dan pemerintah daerah setempat menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan energi di ujung timur Indonesia. Keberlanjutan pasokan akan terus dijaga secara intensif hingga masa libur panjang lebaran berakhir sepenuhnya.

Sumber: Beritasatu

https://www.beritasatu.com/ekonomi/2971446/pertamina-jamin-stok-bbm-dan-lpg-di-papua-barat-aman-selama-ramadan