JABARONLINE.COM - Aksi solidaritas yang ditunjukkan oleh siswa SMAN 8 Pinrang terhadap korban bencana kebakaran di Buttu Sappa terus berlanjut hingga hari ini. Kegiatan penggalangan dana ini merupakan inisiatif dari Ambalan Baraba Barrage sebagai wujud nyata kepedulian sosial mereka.

Para siswa secara intensif turun langsung ke lapangan untuk menjangkau masyarakat luas dalam rangka pengumpulan bantuan. Mereka mendatangi berbagai lokasi strategis, termasuk area pasar dan titik-titik keramaian lainnya di Pinrang.

Di bawah bimbingan Sumarni, S.Si., kegiatan pengumpulan donasi ini dilaksanakan dengan sistematis dan penuh dedikasi. Para anggota pramuka tersebut terlihat membawa kotak donasi sambil menyapa warga yang mereka temui.

Bantuan yang berhasil dihimpun tidak terbatas hanya pada uang tunai semata, namun juga mencakup kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan korban. Kebutuhan sehari-hari seperti sayuran segar, ikan, dan berbagai jenis bahan pangan lainnya turut terkumpul.

Sumarni, S.Si., selaku pembina kegiatan, menegaskan bahwa upaya penggalangan dana ini akan terus dilaksanakan tanpa batas waktu tertentu. "Kegiatan penggalangan dana ini masih akan terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama," ucap beliau.

Antusiasme yang tinggi terlihat dari respons positif masyarakat Pinrang yang berpartisipasi aktif dalam menyumbang. Banyak warga yang dengan sukarela menyisihkan rezeki mereka untuk membantu meringankan kesulitan para korban.

Dukungan tidak hanya datang dari kalangan siswa, tetapi juga para guru SMAN 8 Pinrang yang turut menyisihkan sebagian rezeki mereka. Hal ini menunjukkan kekompakan seluruh elemen di sekolah tersebut dalam misi kemanusiaan ini.

Peran aktif Kepala SMAN 8 Pinrang, Handia Asyik, S.Pd., M.Pd., sangat vital dalam menanamkan nilai-nilai empati tersebut. "Partisipasi tersebut tidak lepas dari pembinaan Kepala SMAN 8 Pinrang, Handia Asyik, S.Pd., M.Pd., yang senantiasa menanamkan nilai kepedulian dan empati kepada seluruh warga sekolah," dilansir dari Humas SMAN 8 Pinrang.

Semangat utama yang terus digaungkan oleh para relawan muda ini adalah pentingnya setiap kontribusi, sekecil apapun bentuknya. "Uluran tangan sekecil apa pun sangat berarti bagi mereka," menjadi moto yang terus mereka pegang teguh.