JABARONLINE.COM - SMK Negeri 2 Parepare menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan lulusannya menghadapi tantangan dunia kerja nyata. Pada Sabtu (7/3/2026), sekolah ini menggelar rapat koordinasi strategis yang melibatkan Komite Sekolah, Pokja Hubungan Industri, serta orang tua calon peserta.
Rapat penting tersebut dihadiri oleh sekitar 442 orang tua siswa, yang menunjukkan tingginya antusiasme publik terhadap program sekolah ini. Selain itu, perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan juga turut hadir untuk memberikan pemahaman terkait jaminan sosial.
Kepala SMK Negeri 2 Parepare, Anwar Nur, memaparkan bahwa pembukaan kelas industri merupakan langkah fundamental untuk meningkatkan kesiapan siswa. Namun, ia menegaskan bahwa implementasi program ini membutuhkan perencanaan matang dan waktu yang tidak singkat.
Menurut Anwar Nur, keberhasilan kelas industri sangat bergantung pada adanya kemitraan yang solid dan kuat dengan industri yang memiliki komitmen tinggi. Kolaborasi ini diperlukan untuk memastikan kurikulum dan praktik di sekolah benar-benar relevan dengan kebutuhan lapangan.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang tua siswa yang telah aktif mempersiapkan anak-anak untuk mengikuti Program Kerja Lapangan (PKL). Persiapan tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan industri dan kompetensi yang harus dimiliki oleh murid," ujar Anwar Nur.
Anwar Nur juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam menanamkan etos kerja industri sejak dini. Pembiasaan ini dinilai krusial agar siswa mampu beradaptasi secara mulus saat memasuki dunia kerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.
Dukungan penuh datang dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Baharuddin Iskandar, yang menyoroti pentingnya asesmen komprehensif bagi setiap peserta didik. Pendekatan personal ini dianggap sebagai kunci keberhasilan penelusuran minat bakat siswa.
"Kita perlu mengetahui dengan jelas apakah siswa memiliki minat untuk langsung bekerja setelah lulus atau ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Dengan asesmen yang baik, kita dapat menyusun pola pembinaan dan bimbingan yang tepat sesuai dengan jalur yang akan ditempuh masing-masing siswa," jelas Baharuddin Iskandar.
Kaharuddin, selaku ketua Komite SMK 2 Parepare, menyambut baik persiapan pembukaan kelas industri tersebut. Ia menyatakan optimisme sekolah dapat memberikan bekal yang memadai bagi para siswa.
