JABARONLINE.COM - PT Astra Infra tengah gencar melakukan persiapan matang untuk menyambut lonjakan arus kendaraan selama periode mudik Lebaran tahun 2026 mendatang. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh fasilitas infrastruktur siap beroperasi optimal.

Target penyelesaian seluruh persiapan infrastruktur dan layanan penting ini telah ditetapkan oleh manajemen perusahaan. Kesiapan ini meliputi aspek teknis jalan tol hingga layanan pendukung bagi para pemudik.

Proses percepatan dilakukan agar tidak ada kendala berarti saat puncak pergerakan masyarakat menuju kampung halaman dilaksanakan. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tol.

Menurut informasi yang ada, tenggat waktu finalisasi kesiapan ini ditetapkan paling lambat adalah sepuluh hari sebelum perayaan Idulfitri. Penetapan waktu ini adalah H-10 Idulfitri sebagai patokan akhir kesiapan layanan.

Deddy Pradityo Opficon, selaku Head of Corporate Communications Astra Infra, memberikan keterangan mengenai langkah-langkah yang sedang diimplementasikan saat ini. Perusahaan sedang bekerja keras untuk memaksimalkan semua potensi.

"Saat ini perusahaan tengah memaksimalkan berbagai persiapan guna memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan nyaman," ujar Deddy Pradityo Opficon. Pernyataan ini menegaskan fokus pada kualitas layanan operasional.

Astra Infra berupaya mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas yang selalu terjadi setiap tahunnya menjelang hari raya besar tersebut. Berbagai simulasi telah disiapkan untuk menghadapi skenario terburuk sekalipun.

Persiapan ini, dilansir dari Beritasatu.com, mencakup peningkatan kapasitas lajur, kesiapan petugas di gerbang tol, hingga pemantauan kondisi jalan secara berkala. Semua ini demi kelancaran mobilitas nasional.

Fokus pada kenyamanan juga berarti memastikan fasilitas istirahat, SPBU, dan layanan darurat dapat diakses dengan mudah oleh seluruh pengguna jalan tol selama masa libur panjang. Ini adalah bagian integral dari layanan prima.