JABARONLINE.COM - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PMK), Muhaimin Iskandar, melaksanakan kunjungan langsung ke Bekasi pada hari Kamis, 30 April 2026. Kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap dampak insiden kecelakaan transportasi yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Aksi yang dilakukan oleh Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, berfokus pada penyerahan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pihak keluarga yang ditinggalkan. Langkah ini diambil sebagai bentuk empati mendalam dari pemerintah atas musibah yang menimpa warga.
Peristiwa tragis yang menjadi fokus kunjungan tersebut adalah tabrakan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL commuter line. Kecelakaan maut ini terjadi pada hari Senin, 27 April 2026, di wilayah Bekasi Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Menko PMK tidak bergerak sendiri. Beliau didampingi secara langsung oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat. Kehadiran pejabat tinggi ini menunjukkan perhatian serius terhadap penanganan pasca-kecelakaan.
Tujuan utama rombongan adalah mendatangi kediaman keluarga dari almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna. Beliau merupakan salah satu korban jiwa yang gugur dalam insiden tabrakan kereta api tersebut.
Dikutip dari Beritasatu.com, kunjungan tersebut secara spesifik dilaksanakan sebagai bentuk empati sekaligus penyerahan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan. Hal ini memastikan hak-hak pekerja yang menjadi korban dapat segera terpenuhi.
Rombongan pejabat tinggi tersebut secara langsung bertemu dengan kerabat almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna di Bekasi Timur. Pertemuan ini menjadi momen penting penyampaian belasungkawa secara personal.
"Muhaimin Iskandar, mengunjungi keluarga korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, Kamis (30/4/2026), sebagai bentuk empati sekaligus penyerahan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan," demikian keterangan yang disampaikan mengenai kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, "Mereka mendatangi keluarga almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, salah satu korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL commuter line pada Senin (27/4/2026)," tambah keterangan tersebut.
