JABARONLINE.COM - Pertandingan pekan ke-26 kompetisi Championship musim 2025/2026 telah mempertemukan PSIS Semarang dengan tamunya, Kendal Tornado FC, pada Sabtu (25/4/2026) sore. Duel ini berlangsung di markas kebanggaan Laskar Mahesa Jenar, yakni Stadion Jatidiri, Semarang.
Hingga turun minum, laga tersebut berakhir dengan skor imbang tanpa gol, 0-0, meskipun tuan rumah tampil lebih dominan dan terus menekan pertahanan lawan. Kedua kesebelasan menampilkan permainan yang cukup terbuka sejak awal peluit dibunyikan oleh wasit.
Pada 15 menit awal pertandingan bergulir, kedua tim belum berhasil menciptakan gol yang mengubah papan skor di Stadion Jatidiri. Kedua belah pihak masih dalam fase penjajakan taktis di lini tengah lapangan.
Kendal Tornado FC sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-18 melalui skema serangan balik cepat. Ancaman tersebut muncul akibat adanya kekeliruan yang dilakukan oleh salah satu bek muda PSIS saat itu, Alwi Fadillah.
Untungnya, lini pertahanan PSIS Semarang merespons dengan sigap untuk berhasil mematahkan upaya serangan cepat yang dibangun oleh tim tamu tersebut. Setelah momen tersebut, PSIS mulai meningkatkan intensitas serangan mereka.
Memasuki menit ke-20, PSIS Semarang berhasil menciptakan kemelut di depan mulut gawang Kendal Tornado FC yang membuat penyerang mereka, Rafinha, terjatuh di dalam area terlarang. Namun, wasit memutuskan bahwa insiden tersebut bukanlah sebuah pelanggaran.
Rafinha kembali mendapatkan kesempatan emas melalui peluang berikutnya pada menit ke-25, tetapi sayang sekali, tendangan yang dilepaskan oleh sang penyerang masih belum menemui sasaran yang diharapkan. PSIS terus berupaya mencetak gol pembuka demi mengamankan poin penuh di kandang.
Upaya penetrasi dari sisi sayap yang dipimpin oleh Habil Akbar dan Alwi Fadillah terus dilakukan oleh skuat asuhan Otavio Dutra. Akan tetapi, disiplin yang diterapkan oleh lini belakang Kendal Tornado FC terbukti sangat efektif dalam meredam setiap inisiatif serangan tuan rumah.
Dikutip dari Detikcom, jalannya pertandingan menunjukkan bahwa upaya agresif PSIS Semarang belum membuahkan hasil maksimal hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama. Kedudukan sementara tetap bertahan dengan skor kacamata 0-0.
