JABARONLINE.COM, Kranji, Bekasi, – Roadshow Pengabdian Masyarakat kembali digelar oleh PT Tele Sehat Indonesia (TSI) berkolaborasi dengan KRESHNA Foundation, RSPON Mahar Mardjono, serta Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang St. Mikael Kranji di Kompleks Strada.
Kegiatan bakti sosial (baksos) ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam pencegahan penyakit tidak menular yang berisiko tinggi menyebabkan kematian dan kecacatan di Indonesia.

Komisaris PT TSI sekaligus Pembina KRESHNA Foundation, Gema Sasmita, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.
“Pengabdian masyarakat ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam menekan risiko penyakit tidak menular yang berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat,” Kata Gema dalam keterangannya, Sabtu, (11/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ns. Sigit M. Nuzul, M.Biomed selaku CEO ATM Sehat mengungkapkan data terbaru dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

Foto: Dokter Rodi Salim dan Team penyelenggara.
Ia menyebutkan bahwa sekitar 60 juta penduduk Indonesia mengalami gejala hipertensi, dan dari empat orang, tiga di antaranya terlambat mendapatkan diagnosis.
Untuk menjawab tantangan tersebut, ATM Sehat (Anjungan Telehealth Masyarakat) hadir memberikan layanan skrining kesehatan secara lebih dekat, tepat, dan hemat. Layanan ini mencakup deteksi dini penyakit stroke, jantung, diabetes, hipertensi, hingga gagal ginjal.
Sementara itu, Dokter Rodi Salim dari Klinik Pratama St. Mikael Kranji menekankan pentingnya kesadaran individu dalam menerapkan pola hidup sehat.
“Hidup sehat adalah pilihan. Dengan kebiasaan yang baik, harapan hidup yang panjang, produktif, dan sejahtera dapat terwujud,” jelasnya.
