BOGOR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, Lc, menekankan peran strategis pondok pesantren sebagai pilar ketahanan sosial dan moral bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Halal Bihalal Nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Pesantren Darunnajah (IKPDN) di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, Bogor, Minggu (19/4/2026).

Dalam momentum silaturahmi tersebut, Ricky menegaskan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan formal. Menurutnya, pesantren adalah bagian integral dari struktur sosial Indonesia yang memiliki akar sejarah kuat dalam perjalanan bangsa.

"Pondok pesantren adalah bagian dari struktur sosial Indonesia yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah bangsa. Pesantren tetap menjaga akidah dan ketahanan, serta menjadi solusi nyata bagi Indonesia di bidang pendidikan," ujar Ricky Kurniawan.

Motor Pencetak Sumber Daya Manusia Berkualitas

Ricky menilai Pesantren Darunnajah telah berhasil menjadi motor penggerak dalam mencetak generasi muda berkualitas yang berkiprah di berbagai sektor. Ia menyoroti bagaimana alumni pesantren kini tidak hanya mendominasi bidang keagamaan, tetapi juga mengisi posisi strategis di ranah politik, ekonomi, hingga sosial budaya.

"Pondok Pesantren Darunnajah menjadi salah satu motor yang menjadikan anak bangsa berkualitas dengan berbagai macam profesi," tambahnya.

Selain aspek profesionalisme, Ricky juga mengingatkan pentingnya penguatan literasi keagamaan. Ia mendorong umat Islam, khususnya para alumni, untuk terus memperdalam kajian kitab suci Al-Qur'an dan literatur klasik (kitab kuning) sebagaimana tradisi yang dijaga di pesantren. Hal ini dinilai penting untuk memperkokoh kualitas intelektual sekaligus spiritualitas umat di tengah tantangan zaman.

Ruang Refleksi dan Silaturahmi

Acara Halal Bihalal Nasional IKPDN ini menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah antaralumni sekaligus ruang refleksi atas kontribusi pesantren terhadap masyarakat modern. Kehadiran tokoh seperti Ricky Kurniawan mempertegas bahwa pesantren tetap relevan sebagai pusat pembinaan moral dan etika.