JABARONLINE.COM, Jakarta — Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menandai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan langkah strategis melalui ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188 tentang pekerjaan dalam penangkapan ikan, sekaligus memperkuat perlindungan bagi pengemudi transportasi berbasis aplikasi.

Ratifikasi tersebut menempatkan Indonesia dalam jajaran negara yang berkomitmen terhadap standar global perlindungan awak kapal perikanan, mencakup keselamatan kerja, jaminan sosial, hingga kepastian hubungan kerja di sektor yang selama ini kerap minim perlindungan formal.

Di saat yang sama, pemerintah juga memperkenalkan penguatan regulasi bagi pengemudi ojek online, termasuk dorongan penyesuaian skema potongan platform serta perluasan akses jaminan sosial bagi pekerja sektor digital.

Langkah ini dinilai sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi maritim nasional. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan lebih dari seribu kampung nelayan sebagai bagian dari strategi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Meski demikian, tantangan implementasi tetap menjadi perhatian utama, terutama dalam memastikan standar internasional tersebut dapat diterapkan secara efektif mulai dari kapal nelayan kecil hingga industri perikanan berskala besar.

Ketua Dewan Pembina Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI), Gema Sasmita, menyebut ratifikasi ILO 188 sebagai titik balik penting dalam sejarah perlindungan nelayan Indonesia.

“Terima kasih untuk Presiden kita, Prabowo Subianto dan seluruh pihak yang telah lama memperjuangkan ini. Ratifikasi ILO 188 bukan hanya soal regulasi, ini adalah pernyataan strategis bahwa negara akhirnya hadir secara nyata di laut melindungi nelayan yang selama ini bekerja dalam sunyi, dengan risiko tinggi namun minim perlindungan,” ujar Gema.

Menurutnya, selama ini banyak nelayan berada dalam “grey area” perlindungan hukum, sehingga kebijakan tersebut menjadi fondasi penting untuk membawa sektor perikanan Indonesia menuju standar global.

Gema menegaskan bahwa HMNI akan terus mengawal arah kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam sektor kelautan dan perikanan.