JABARONLINE.COM - Hujan deras yang mengguyur Kota Depok pada Kamis sore tanggal 30 April 2026 telah menimbulkan dampak signifikan pada arus lalu lintas di wilayah tersebut. Kejadian ini secara spesifik melumpuhkan salah satu ruas jalan utama di kota tersebut.

Peristiwa banjir terjadi tepat di area Jalan Raya Sawangan, memusatkan perhatian publik di lokasi yang dikenal sebagai Depok Town Center (DTC). Genangan air yang muncul secara tiba-tiba ini menyebabkan gangguan serius pada mobilitas warga.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian, ketinggian air yang merendam badan jalan dilaporkan mencapai level yang cukup mengkhawatirkan. Ketinggian air tersebut tercatat mencapai sekitar 80 sentimeter.

Kondisi genangan air yang ekstrem ini memaksa seluruh pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan laju kendaraannya secara drastis. Hal ini merupakan respons alami terhadap potensi kerusakan kendaraan akibat banjir.

Akibat perlambatan laju kendaraan tersebut, arus lalu lintas dari kedua arah di Jalan Raya Sawangan menjadi sangat tersendat. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan dan meluas di sekitar area DTC.

Dikutip dari Beritasatu.com, visualisasi di lokasi menunjukkan bahwa luapan air telah menutupi seluruh badan jalan. Kondisi ini menunjukkan kegagalan sistem drainase lokal dalam menampung volume air hujan yang tinggi.

"Pantauan Beritasatu.com di lokasi menunjukkan air menggenangi badan jalan dengan ketinggian 80 sentimeter," demikian disampaikan oleh sumber observasi saat kejadian berlangsung.

Lebih lanjut, kondisi ini jelas menimbulkan tekanan signifikan pada infrastruktur transportasi setempat. "Kondisi ini memaksa kendaraan melambat saat melintas sehingga arus lalu lintas tersendat dari kedua arah," demikian kesimpulan observasi lapangan yang dikutip dari Beritasatu.com.

Warga dan pengendara diharapkan untuk mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan ekstrem yang dipicu oleh genangan air di depan DTC tersebut.