Jakarta, – Creative Director sekaligus Founder Indonesian Music Video Awards (IMVA), Oleg Sanchabakhtiar, menggelar wawancara eksklusif bersama awak media dalam rangka peluncuran program Indonesian Music Video Awards 2026–2027, Jumat (24/4/2026), di CC Cafe, Jalan Ampera Raya No.42, Jakarta Selatan.
IMVA 2026–2027 merupakan ajang penghargaan berkelanjutan yang diinisiasi untuk memberikan apresiasi kepada para pelaku kreatif di balik industri musik video Indonesia, mulai dari sutradara, editor, kameramen, penata cahaya, art director, hingga talenta visual lainnya.
Menurut Oleg, perkembangan industri musik saat ini telah mengalami perubahan besar. Musik tidak lagi hanya dinikmati melalui audio, tetapi juga melalui visual yang kuat dan berkarakter.
“Sekarang orang mendengar lagu sambil melihat visualnya. Musik video bukan lagi pelengkap, tetapi sudah menjadi bagian utama dari karya musik itu sendiri,” ujar Oleg.
Ia menambahkan, selama ini banyak karya musik video berkualitas yang hanya tersimpan di media sosial atau platform digital tanpa mendapat ruang apresiasi yang layak. Karena itu, IMVA hadir sebagai wadah uji kualitas, penghargaan, sekaligus pembentukan ekosistem industri kreatif yang sehat.
Sistem Kurasi Sepanjang Tahun
Berbeda dengan ajang penghargaan tahunan biasa, IMVA 2026 menggunakan sistem kurasi bulanan. Karya video musik yang dirilis sejak September 2002 dan tayang di YouTube dapat didaftarkan secara online melalui situs resmi IMVA.
Finalis terbaik dari pemenang bulanan sepanjang Januari 2026 hingga Desember 2026 akan dipertemukan dalam grand final bertajuk Piala Swaradrisya 2027.
Kategori Penghargaan
