BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyusun rencana strategis untuk pembangunan tahun 2027. Dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang digelar di Bale Pakuan, Kota Bandung (15/4/2026), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa fokus utama ke depan adalah penguatan konektivitas infrastruktur dan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Jawa Barat.
“Fokus kita di 2027 tetap membangun konektivitas infrastruktur jalan, itu harus jadi satu kesatuan,” ujar Kang Dedi Mulyadi.
Prioritas Pembangunan Infrastruktur
Untuk mewujudkan visi "Jabar 2027", pemerintah telah menyiapkan sejumlah proyek prioritas yang menyasar wilayah-wilayah strategis hingga daerah terisolasi, di antaranya:
Integrasi Jalan Modern: Pembangunan jalan yang dilengkapi dengan sarana pendukung seperti Penerangan Jalan Umum (PJU), CCTV, sistem drainase yang baik, serta marka jalan yang jelas.
Pembukaan Akses Terisolasi: Membuka jalur di wilayah yang selama ini sulit dijangkau, termasuk kawasan Puncak II.
Konektivitas Antarwilayah: Mempercepat akses Sukabumi–Pangandaran serta koneksi Cianjur–Garut Selatan.
Penataan Kawasan Wisata: Revitalisasi daya tarik wisata dan budaya, dengan perhatian khusus pada wilayah Cirebon.
Penanganan Jalur Pantura: Pembenahan menyeluruh di wilayah Pantura, mulai dari penanggulangan banjir hingga penataan pemukiman nelayan.
