JABARONLINE.COM - Penyerang andalan Atletico Madrid, Julian Alvarez, memberikan pandangannya menjelang laga krusial babak semifinal Liga Champions musim ini. Ia menegaskan bahwa pertandingan leg pertama melawan Arsenal akan sangat ditentukan oleh ketelitian terhadap detail-detail kecil.
Laga penting ini dijadwalkan berlangsung di markas kebanggaan Atletico, Civitas Metropolitano, pada Kamis, 30 April 2026, dini hari WIB. Klub asal Spanyol tersebut membawa momentum positif meski baru saja menelan kekecewaan di kompetisi domestik.
Atletico Madrid menunjukkan performa yang sangat solid sepanjang musim kompetisi berjalan hingga mencapai tahap ini. Modal penting mereka adalah keberhasilan menyingkirkan rival kuat, Barcelona, dengan agregat skor meyakinkan 3-2 pada babak sebelumnya.
Keberhasilan menyingkirkan Barcelona tersebut menjadi suntikan moral yang signifikan bagi skuad asuhan pelatih Diego Simeone. Mereka kini fokus penuh untuk mengukir sejarah baru di panggung kompetisi Eropa paling bergengsi.
Alvarez mengungkapkan optimisme timnya dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini, terutama dengan target melaju ke partai puncak. "Kami sedang menjalani musim yang sangat bagus. Jika kami mencapai final, artinya kami akan memainkan seluruh pertandingan yang tersedia musim ini, dan itulah fokus kami," kata Julian Alvarez.
Ia melanjutkan bahwa kesuksesan tim dibangun dari kerja sama kolektif yang kuat selama beberapa waktu terakhir. "Kami tampil baik sebagai sebuah grup, dan kami ingin mengukir sejarah kami sendiri," tambah Julian Alvarez.
Penyerang asal Argentina itu juga membandingkan pengalaman timnya saat menjalani laga kandang dan tandang di fase gugur sebelumnya. Hal ini ia gunakan untuk mengukur kesiapan mental tim dalam menghadapi tekanan pertandingan.
Alvarez menilai bahwa mentalitas timnya tetap terjaga, terlepas dari apakah mereka bermain di kandang atau tandang terlebih dahulu dalam sistem dua leg. "Itu tergantung bagaimana Anda melihatnya; bisa menjadi lebih baik atau lebih buruk," tutur Julian Alvarez.
Ia memberikan contoh perbedaan pengalaman tersebut dengan merujuk pada dua pertandingan sebelumnya. "Di Copa melawan Barcelona, kami tampil baik dengan bermain di kandang terlebih dahulu lewat kemenangan 4-0 itu, sementara saat melawan Club Brugge, kami memulainya di laga tandang," jelas Julian Alvarez.
