JABARONLINE.COM - Menjelang arus mudik 2026, Kementerian Perhubungan memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pimpinan maskapai di tanah air. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang diprediksi akan meningkat tajam pada periode tersebut. Pemerintah menekankan bahwa standar keamanan tidak boleh dikompromikan sedikit pun demi mengejar keuntungan operasional semata.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa, secara khusus meminta para CEO maskapai untuk terjun langsung mengawasi operasional harian. Fokus utama dalam instruksi ini adalah penguatan aspek keselamatan penerbangan di setiap lini perusahaan tanpa terkecuali. Kemenhub ingin memastikan setiap armada siap melayani penumpang dengan standar teknis yang mumpuni dan terjaga.

Persiapan ini dilakukan jauh-jauh hari agar koordinasi antara regulator dan operator berjalan lebih harmonis serta terukur. Jakarta menjadi pusat pemantauan utama bagi seluruh aktivitas penerbangan sipil di wilayah kedaulatan Indonesia. Kesigapan manajemen maskapai dalam menghadapi lonjakan penumpang menjadi kunci utama suksesnya agenda nasional tahunan ini.

Lukman F Laisa menegaskan bahwa pimpinan tertinggi maskapai memegang tanggung jawab langsung terhadap efektivitas sistem keselamatan di organisasinya. Menurutnya, keterlibatan aktif para CEO akan memberikan dampak signifikan pada budaya kerja seluruh staf di lapangan. Komitmen dari level manajerial dianggap sangat krusial untuk mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan.

Kebijakan ini diharapkan mampu menekan angka risiko kecelakaan udara selama periode sibuk mudik berlangsung nantinya. Dengan pengawasan ketat dari pimpinan perusahaan, setiap kendala teknis dapat dideteksi dan diatasi lebih dini secara efektif. Hal ini juga bertujuan untuk terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas moda transportasi udara nasional.

Hingga saat ini, Kementerian Perhubungan terus melakukan audit rutin terhadap kesiapan sarana dan prasarana di berbagai bandara. Seluruh maskapai diwajibkan memberikan laporan berkala mengenai kondisi armada serta kesehatan kru penerbangan mereka. Sinergi ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mewujudkan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Sebagai penutup, keberhasilan mudik 2026 sangat bergantung pada kedisiplinan para pelaku industri penerbangan dalam mematuhi regulasi. Kemenhub berjanji akan memberikan sanksi tegas bagi maskapai yang kedapatan mengabaikan instruksi keselamatan tersebut. Harapannya, seluruh masyarakat dapat kembali ke kampung halaman dengan selamat dan penuh rasa kebahagiaan.

Sumber: Beritasatu

https://www.beritasatu.com/ekonomi/2972091/ceo-maskapai-diminta-bantu-awasi-penerbangan-jelang-mudik-2026