JABARONLINE.COM - Kelompok pengajian yang terdiri dari guru dan staf di SMAN 3 Takalar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas spiritual. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan daurah rutin yang menjadi sarana pengembangan keilmuan agama di lingkungan sekolah.
Fokus utama dari kegiatan ini meliputi pendalaman pemahaman keagamaan serta kajian Al-Qur’an secara intensif. Selain itu, para peserta juga mendapatkan bimbingan dalam perbaikan bacaan dan hafalan, khususnya untuk juz 30.
Dilansir dari keterangan resmi sekolah, agenda ini tidak hanya sekadar kajian rutin, namun juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarpegawai. Penguatan karakter pendidik dan tenaga kependidikan menjadi target utama dalam setiap pertemuan yang digelar.
Kehadiran wadah ini dinilai sangat penting bagi seluruh elemen di SMAN 3 Takalar untuk menjaga keseimbangan hidup. Guru diharapkan mampu menyelaraskan antara beban tugas pendidikan sehari-hari dengan pengembangan pengetahuan spiritual yang berkelanjutan.
Program pembinaan ini telah dilaksanakan secara rutin dan tercatat sudah berlangsung sejak tahun 2025 lalu. Kegiatan ini menjadi bagian dari budaya sekolah yang terus dipertahankan demi menciptakan lingkungan kerja yang religius dan harmonis.
"Kegiatan daurah bagi guru dan staf ini sengaja kami laksanakan pada sore hari, tepatnya setelah seluruh tugas mengajar selesai," ujar Aswarini, S.Pd selaku pendamping kegiatan.
"Terhitung pada hari ini, Rabu 15 April 2026, pertemuan ini sudah memasuki pelaksanaan yang ke-14," kata beliau menambahkan detail perkembangan program tersebut.
Kepala SMAN 3 Takalar, Ilham, S.Pd, M.Pd, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Pihak sekolah berkomitmen memberikan dukungan penuh pada setiap kegiatan yang mampu memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah.
"Pihak sekolah mengapresiasi dan mendukung penuh setiap kegiatan yang berdampak positif, baik itu bagi siswa maupun bagi guru dan staf," tutur Ilham, S.Pd, M.Pd.
