JABARONLINE.COM - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. berhasil mencatatkan kinerja positif dalam program inklusi keuangan bagi segmen pelajar di Indonesia. Bank BUMN ini mencatat bahwa jumlah rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) telah tumbuh sebesar 12 persen secara tahunan.
Pertumbuhan signifikan ini tercatat hingga periode Maret 2026, di mana total kepemilikan rekening SimPel telah mencapai angka 966.000 akun. Pencapaian ini merupakan indikasi nyata meningkatnya kesadaran finansial di kalangan siswa dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas.
Dilansir dari Finansial, total dana yang terhimpun dalam produk SimPel ini telah mencapai nominal Rp354 miliar. Rata-rata dana simpanan per rekening berada di angka Rp366.000, menunjukkan partisipasi aktif para pelajar dalam menabung.
Tren pertumbuhan ini menunjukkan konsistensi yang kuat, dengan capaian rata-rata penambahan sekitar 117.000 rekening baru setiap tahunnya selama periode lima tahun terakhir, yakni antara tahun 2021 hingga 2025.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan bahwa keberhasilan produk SimPel ini tidak lepas dari strategi ganda yang diterapkan oleh perseroan. Strategi tersebut mencakup integrasi program literasi keuangan yang aplikatif serta upaya perluasan jaringan sekolah yang menjadi mitra.
Pihak Bank Mandiri secara konsisten menerapkan pendekatan berbasis riset dalam setiap inisiatif yang dijalankan, hal ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan program edukasi dan layanan perbankan bagi para pelajar di seluruh Indonesia.
Adhika Vista menegaskan fokus utama dari program ini adalah menanamkan pola pikir finansial yang berkelanjutan sejak dini. "Melalui Tabungan SimPel perseroan tidak hanya memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar, tetapi juga menanamkan pola pikir finansial secara berkelanjutan," ujar Adhika, Minggu (3/5/2026).
Data internal perusahaan menunjukkan bahwa sebaran nasabah SimPel mencakup jenjang pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Atas. Porsi terbesar nasabah aktif ditemukan pada jenjang SMA, yang menyumbang sekitar 64 persen dari total rekening.
Secara geografis, wilayah Jawa Timur teridentifikasi sebagai kontributor terbesar dalam menjangkau cakupan program Tabungan SimPel ini, menunjukkan penetrasi yang baik di salah satu provinsi padat penduduk tersebut.
