Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendadak menjadi pusat pembicaraan hangat di jagat media sosial Indonesia. Ia memilih platform TikTok untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat guna membahas isu-isu krusial seputar keuangan negara. Kehadirannya di ruang digital tersebut bertujuan memberikan transparansi informasi kepada publik secara lebih personal dan inklusif.

Dalam sesi siaran langsung tersebut, Purbaya tidak tampil sendirian melainkan didampingi oleh putranya, Yuda Purboyo Sunu. Keduanya terlihat berbincang santai sembari memantau berbagai pertanyaan yang masuk di kolom komentar dari para pengikutnya. Momen langka ini dimanfaatkan warganet untuk menanyakan kepastian hak-hak keuangan mereka sebagai abdi negara secara langsung.

Fokus utama diskusi tersebut berpusat pada rencana pencairan tunjangan hari raya (THR) untuk tahun anggaran 2026 mendatang. Banyak aparatur sipil negara (ASN) yang merasa khawatir mengenai skema pembagian tunjangan tersebut di masa depan. Ketidakpastian mengenai regulasi terbaru memicu berbagai spekulasi yang berkembang luas di tengah masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Salah satu poin paling sensitif yang ditanggapi oleh Purbaya adalah mengenai kabar adanya potongan pajak pada THR tersebut. Ia menyadari bahwa isu beban pajak ini sangat memengaruhi kesejahteraan para pegawai pemerintah di seluruh penjuru Indonesia. Penjelasan langsung ini diharapkan mampu meredam kegaduhan yang sempat muncul di berbagai platform media sosial lainnya.

Respons yang diberikan oleh sang Menteri Keuangan tersebut memiliki dampak signifikan terhadap sentimen publik terhadap kebijakan fiskal pemerintah. Klarifikasi yang disampaikan secara informal namun padat informasi ini dinilai lebih efektif menjangkau berbagai kalangan, termasuk generasi muda. Hal ini juga menunjukkan upaya adaptasi birokrasi dalam berkomunikasi di era digital yang semakin dinamis.

Hingga saat ini, proses koordinasi internal di Kementerian Keuangan terkait teknis pencairan THR 2026 masih terus berjalan secara intensif. Purbaya menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil akan tetap mengedepankan prinsip keadilan bagi seluruh aparatur sipil negara. Pihak kementerian juga berkomitmen untuk terus mensosialisasikan aturan perpajakan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.

Sesi live TikTok yang berlangsung di Jakarta tersebut diakhiri dengan pesan optimisme bagi para ASN dalam menyambut tahun-tahun mendatang. Interaksi antara pejabat publik dengan warga melalui media sosial kini menjadi standar baru dalam penyampaian informasi resmi pemerintah. Langkah Purbaya Yudhi Sadewa ini pun menuai beragam apresiasi positif dari para pengguna internet di tanah air.

Sumber: Beritasatu

https://www.beritasatu.com/ekonomi/2970828/live-tiktok-purbaya-respons-thr-kena-pajak