JABARONLINE.COM, Kupang, – Transformasi koperasi di kawasan Indonesia Timur terus menunjukkan perkembangan signifikan. Tidak lagi sekadar menjadi entitas usaha, koperasi kini tumbuh sebagai ekosistem ekonomi yang saling menguatkan melalui kolaborasi dan gotong royong.
Peran strategis tersebut ditunjukkan oleh Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (TLM) yang hadir sebagai kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di sejumlah wilayah Indonesia Timur.
Model pendampingan ini menjadi bukti bahwa koperasi masa kini tidak berjalan sendiri, tetapi berkembang melalui sinergi antar koperasi dengan dukungan pemerintah dan lembaga pembiayaan.
Menteri Koperasi , Ferry Juliantono, menegaskan bahwa pendekatan kakak asuh menjadi strategi penting dalam mempercepat penguatan KDKMP di seluruh Indonesia.
“Saya sudah sampaikan kepada LPDB dan Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat untuk bersama-sama membantu pengembangan bisnis koperasi di tingkat desa dan kelurahan, mulai dari memperluas usaha hingga memperkuat pembiayaan permodalan. Ini penting agar koperasi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi baru masyarakat,” tegas Ferry.
