JABARONLINE.COM - Masa depan Michael Carrick sebagai figur utama pelatih Manchester United masih diselimuti ketidakpastian, meskipun tim menunjukkan peningkatan performa signifikan sejak ia mengambil alih kursi manajerial. Meskipun berhasil membawa Setan Merah bersaing ketat di papan atas Premier League, Carrick mengonfirmasi belum ada pembicaraan formal mengenai statusnya sebagai pelatih permanen.
Sosok yang kini menjabat sebagai manajer interim tersebut mengungkapkan bahwa dirinya sempat melakukan pertemuan dengan salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe. Pertemuan informal tersebut terjadi pekan lalu di fasilitas latihan Carrington, namun fokusnya belum menyentuh aspek krusial mengenai perpanjangan kontrak jangka panjang.
Sejak dipercaya menggantikan Ruben Amorim pada Januari 2026, Carrick telah membuktikan kemampuan taktisnya dalam mengelola skuad Setan Merah. Rekor pertandingannya terhitung impresif, mencatatkan total delapan kemenangan dan dua hasil imbang dari dua belas laga yang telah ia pimpin.
Berkat kinerja positif tersebut, Manchester United kini menempati posisi ketiga dalam klasemen sementara Premier League dengan koleksi 58 poin. Klub tersebut hanya membutuhkan tiga poin lagi untuk memastikan satu tempat di kompetisi Liga Champions musim depan, sekaligus unggul delapan poin dari pesaing terdekat mereka, Brighton and Hove Albion.
Meskipun mendapat dukungan publik yang kuat untuk diangkat secara tetap, Carrick menekankan bahwa pertemuan dengan Sir Jim Ratcliffe hanya bersifat penyemangat bagi tim. Ia menegaskan bahwa belum ada tawaran kontrak resmi atau negosiasi formal yang disodorkan oleh jajaran manajemen klub kepadanya.
"Dia datang, kami mengobrol, minum teh bersama. Jujur saja, itu hanya percakapan santai. Senang melihat dukungannya," ujar Carrick menjelang pertandingan krusial melawan Brentford pada Selasa (28/04/2026) dini hari WIB di Old Trafford.
Carrick menambahkan bahwa suasana pertemuan tersebut sangat santai, namun memberikan dampak positif baginya. "Itu sangat informal, tetapi menyenangkan bisa bertemu dengannya. Saya merasa klub ini memiliki koneksi yang kuat dari semua lini," katanya.
Sikap manajemen yang tenang ini mengindikasikan bahwa Direktur Sepak Bola Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada memilih untuk menunda pengambilan keputusan besar mengenai posisi pelatih kepala. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Carrick diperkirakan baru akan dilakukan setelah kompetisi musim 2025/2026 benar-benar rampung.
Ketidakpastian ini memicu munculnya berbagai spekulasi di media, termasuk kabar mengenai ketertarikan klub terhadap manajer Bournemouth, Andoni Iraola, yang dikabarkan akan meninggalkan posisinya akhir musim. Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi mengenai kontak resmi antara manajemen MU dengan kandidat manajer lainnya.
