BOGOR - Warga Kampung Cibedug Girang, Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki di sebuah lahan kebun jagung pada Jumat (17/4/2026) pagi. Jasad tersebut diduga kuat merupakan korban tindak pidana karena ditemukan sejumlah luka pada tubuhnya.

Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan oleh dua orang warga yang sedang beraktivitas di kebun sekitar pukul 10.00 WIB. Saksi yang merasa curiga kemudian mendekat dan mendapati korban dalam posisi tertelungkup menyamping di antara tanaman jagung.

Saat ditemukan, korban tidak membawa identitas apa pun. Adapun ciri-ciri fisik korban antara lain mengenakan kaus lengan panjang berwarna hitam, celana pendek hitam, memiliki tinggi badan sekitar 150 cm, berat badan 60 kg, rambut pendek, dan berkulit putih.

Temuan ini segera dilaporkan kepada pengurus RT/RW setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Sukaraja bersama tim identifikasi Polres Bogor langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Personel yang terjun ke lapangan meliputi Pawas AKP Basuki, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Binwil Desa Sukatani.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal, polisi menemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban. Terdapat luka di bagian wajah, dan yang cukup mencolok, korban ditemukan sedang menggenggam sebuah pisau yang sudah patah di lengan kanannya.

Binwil Satpol PP Desa Sukatani, Alfred, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk pengamanan lokasi.

"Benar, kami menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat di kebun jagung. Kami segera menuju lokasi bersama unsur terkait untuk melakukan pengecekan dan pengamanan awal," ujar Alfred saat dikonfirmasi.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga sekitar dan Ketua RW setempat. Petugas juga telah mengumpulkan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Jenazah korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. Kasus ini kini ditangani oleh Satreskrim Polres Bogor guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya," pungkas Alfred.