JABARONLINE.COM - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gowa menunjukkan gebrakan nyata sejak dilantik pada Desember 2025 lalu. Mereka berkomitmen untuk mengedepankan program kerja yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan para pendidik di wilayah tersebut.
Terbaru, pada hari Selasa tanggal 17 Maret 2026, PGRI Gowa kembali menginisiasi program sosial bertajuk "PGRI GOWA BERBAGI." Aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap kesejahteraan anggotanya.
Kegiatan tersebut difokuskan pada penyerahan bantuan kebutuhan pokok berupa paket sembako. Bantuan ini secara spesifik ditujukan bagi para guru dan tenaga kependidikan yang status kepegawaiannya masih non-Aparatur Sipil Negara (ASN).
Total terdapat sekitar 80 paket sembako yang didistribusikan langsung kepada penerima manfaat. Para penerima berasal dari berbagai jenjang pendidikan yang tersebar di beberapa kecamatan dalam lingkup Kabupaten Gowa.
Wakil Bupati Gowa, Bapak Ir. H. Darmawangsah Muin, MT., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh PGRI Gowa. Beliau menekankan pentingnya dukungan moral dan material bagi para pendidik di daerah tersebut.
"Beliau sangat berterima kasih kepada para guru dan tenaga kependidikan yang tetap bersemangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan meskipun masih berstatus non ASN," ujar Bapak Ir. H. Darmawangsah Muin, MT.
Terkait isu kepegawaian, Wakil Bupati Gowa juga menyampaikan bahwa proses pengangkatan PPPK Penuh Waktu maupun Paruh Waktu senantiasa mengacu pada regulasi dan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Ia berharap para pendidik non-ASN dapat menahan diri sembari menunggu revisi kebijakan lebih lanjut.
"Beliau juga tak lupa menyampaikan bahwa pengangkatan PPPK Penuh Waktu dan PPPK Paruh waktu berpedoman pada regulasi dan kebijakan pemerintah pusat sehingga beliau berharap agar guru dan tenaga kependidikan non ASN tetap dapat bersabar sambil menunggu regulasi-regulasi yang akan mengatur lebih lanjut," tambah Bapak Ir. H. Darmawangsah Muin, MT.
Ketua PGRI Kabupaten Gowa Masa Bakti 2025-2030, Bapak Drs. H. Sappe Mangiriang, MM., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya penguatan kedekatan antara organisasi dengan seluruh anggotanya. Momentum bulan suci turut menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan berbagi ini.
