JABARONLINE.COM - Sejumlah warga di Kampung Pasirnagka, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, dilaporkan mengalami gejala keracunan massal. Kejadian ini diperkirakan terjadi pada Jumat malam, tanggal 1 Mei 2026.

Peristiwa ini melibatkan puluhan orang yang tiba-tiba mengeluhkan kondisi fisik yang tidak nyaman setelah menyantap makanan yang disajikan bersama. Gejala yang muncul beragam, mulai dari rasa mual hingga gangguan pencernaan yang signifikan.

Gejala utama yang dialami oleh para korban meliputi mual, perasaan pusing yang mengganggu, serta diare yang berkelanjutan. Kondisi ini membuat warga harus segera mencari pertolongan medis untuk penanganan lebih lanjut.

Makanan yang diduga menjadi sumber keracunan terdiri dari beberapa jenis hidangan utama. Menu yang dikonsumsi warga meliputi nasi, daging sapi, sayuran buncis, dan buah pisang sebagai penutup.

Sejumlah warga yang terdampak mulai menduga bahwa akar masalahnya terletak pada proses pengolahan makanan tersebut. Mereka menduga hidangan yang disajikan belum matang sempurna saat dikonsumsi.

Dinas Kesehatan setempat segera merespons kejadian ini dan telah memulai investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti keracunan tersebut. Proses penyelidikan ini bertujuan mengidentifikasi sumber kontaminasi.

Pihak Dinas Kesehatan menyatakan bahwa saat ini mereka masih aktif melakukan penyelidikan terkait insiden keracunan di wilayah Sukaluyu tersebut. "Masih diselidiki penyebabnya," ujar perwakilan Dinkes Cianjur.

Dikutip dari Beritasatu.com, keracunan ini terjadi pada Jumat (1/5/2026) malam, yang melibatkan banyak warga di satu lokasi spesifik. Investigasi akan fokus pada sisa makanan dan kondisi sanitasi saat persiapan.

Dilansir dari Beritasatu.com, warga mengeluhkan gejala seperti mual, pusing, dan diare setelah menyantap makanan yang terdiri dari nasi, daging sapi, buncis, dan pisang. Hal ini menjadi fokus utama penyelidikan awal.