JABARONLINE.COM, Kabupaten Majalengka – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul menyatakan jumlah siswa Sekolah Rakyat (SR) di seluruh Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan. Program ini menjadi bagian dari inisiatif strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Berdasarkan data nasional, pada tahun 2025 tercatat hampir 16 ribu siswa telah terdaftar dalam program Sekolah Rakyat. Pemerintah optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah seiring perluasan jangkauan program di berbagai wilayah Indonesia.
Gus Ipul menegaskan bahwa akurasi data menjadi faktor utama agar seluruh bantuan sosial dan program pemberdayaan tepat sasaran. Pemerintah kini menggunakan Data Terpadu Sesuai Inpres (DTSEN) sebagai satu-satunya rujukan nasional, sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang pengelolaannya dilakukan oleh Badan Pusat Statistik.
Untuk wilayah Majalengka, program Sekolah Rakyat saat ini masih berada pada tahap rintisan. Karena belum memiliki bangunan permanen, kegiatan belajar sementara memanfaatkan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
Meski masih tahap awal, hasil pendidikan mulai terlihat. Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul bersama para tamu undangan disambut penampilan dua siswi Sekolah Rakyat yang berpidato menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Program Sekolah Rakyat dinilai memberi harapan baru bagi anak-anak yang sebelumnya terpaksa berhenti sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Salah satunya Wulan Purnama, siswi Sekolah Rakyat yang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran program tersebut.
“Saya sangat senang dapat melanjutkan kembali kegiatan belajar yang sempat tertunda karena sempat putus sekolah,” ungkap Wulan.
Gus Ipul menegaskan, Sekolah Rakyat bukan sekadar lembaga pendidikan biasa, melainkan instrumen penting dalam Program Kemiskinan Terpadu nasional.
Kunjungan ini juga menjadi langkah pemerintah pusat memperkuat implementasi Program Strategis Nasional dalam memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang inklusif dan merata.(AS/JO).
