Dinamika pasar logam mulia di Indonesia diprediksi akan mengalami pergerakan yang cukup signifikan pada perdagangan mendatang. Para investor kini menantikan arah kebijakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. Kondisi ini dipicu oleh fluktuasi harga global yang terus memberikan tekanan pada pasar domestik secara berkelanjutan.
Harga emas Antam diperkirakan masih akan bergerak dalam rentang yang fluktuatif pada hari Kamis, 26 Februari 2026. Meskipun sempat mengalami koreksi yang cukup dalam pada sesi sebelumnya, instrumen investasi ini tetap menjadi sorotan utama para pelaku pasar. Jakarta tetap menjadi pusat rujukan utama dalam memantau pergerakan harga komoditas berharga tersebut secara nasional.
Penurunan tajam yang terjadi sebelumnya telah menciptakan ruang bagi harga untuk melakukan konsolidasi di pasar. Fenomena ini seringkali dianggap sebagai peluang strategis bagi investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi aset kembali. Ketidakpastian ekonomi global turut memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan harga emas di level lokal saat ini.
Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi memberikan pandangan optimis terkait prospek harga emas batangan milik perusahaan pelat merah ini. Menurut analisisnya, harga emas Antam memiliki peluang besar untuk kembali menguat dalam waktu dekat. Ia memproyeksikan bahwa logam mulia ini akan mencoba menguji level psikologis Rp 3,150 juta per gram.
Jika prediksi penguatan tersebut terealisasi, maka sentimen pasar terhadap emas batangan akan kembali bergairah dengan cepat. Kenaikan harga hingga menyentuh level tersebut dapat memicu aksi beli yang lebih masif dari masyarakat luas. Hal ini menunjukkan bahwa emas masih dianggap sebagai aset aman yang paling diminati di tengah volatilitas pasar.
Sejumlah faktor fundamental, termasuk kebijakan moneter internasional, terus dipantau ketat oleh para analis di Jakarta. Ibrahim Assuaibi menekankan pentingnya melihat tren pergerakan modal yang masuk ke instrumen komoditas pada periode sekarang. Pemulihan harga setelah penurunan tajam menjadi indikator krusial bagi kesehatan pasar yang sedang berlangsung.
Dengan mempertimbangkan berbagai proyeksi tersebut, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap dinamika harga yang cepat berubah. Level Rp 3,150 juta per gram menjadi target krusial yang menentukan arah pergerakan selanjutnya bagi emas Antam. Keputusan investasi harus tetap didasarkan pada analisis mendalam terhadap kondisi pasar global dan domestik terkini.
Sumber: Beritasatu
