JABARONLINE.COM - Menjelang tahun ajaran baru 2026, penguatan kualitas pendidikan berbasis teknologi mulai diintensifkan di wilayah Sulawesi Selatan. Platform pendidikan Educorse melakukan koordinasi strategis dengan sejumlah SMA dan SMK di Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare guna mematangkan kurikulum digital.

Fokus utama dari pertemuan ini adalah memastikan kesiapan sarana dan prasarana agar proses belajar mengajar berjalan lebih modern. Pihak sekolah dan Educorse berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya mengandalkan teori, tetapi juga penguasaan praktik teknologi yang relevan.

Perwakilan Educorse, Enriko, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung Wilayah VII dalam mengimplementasikan mata pelajaran koding. Menurutnya, penguasaan keterampilan praktis merupakan kebutuhan mendasar bagi siswa di era digital saat ini agar mereka memiliki daya saing tinggi.

"Kami dari Educorse siap membantu Wilayah VII khususnya untuk program mata pelajaran koding. Kami ingin memastikan siswa tidak hanya paham teori, tapi juga memiliki keterampilan praktis yang mumpuni," ujar Enriko.

Sebagai solusi pembelajaran yang efektif, Educorse memperkenalkan skema kegiatan bertajuk "Day" dan "Koding Day". Konsep ini dirancang untuk melibatkan sinergi antara siswa dan guru melalui sesi workshop serta demonstrasi yang interaktif.

Melalui pendekatan ini, koding tidak lagi dianggap sebagai pelajaran yang rumit atau membosankan. Sebaliknya, siswa diajak untuk mengeksplorasi teknologi melalui pengalaman belajar yang aplikatif dan menyenangkan di lingkungan sekolah mereka.

Kepala SMK Negeri 2 Pinrang, Kadir, memberikan apresiasi besar terhadap inisiatif kolaboratif ini bagi kemajuan kompetensi anak didik. Ia berharap program tersebut dapat segera diimplementasikan secara nyata di lapangan.

"Diharapkan Educorse dapat segera melakukan demonstrasi atau simulasi langsung di hadapan para siswa, terutama bagi mereka yang menempuh pendidikan di Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) agar anak-anak bisa melihat langsung manfaat dan penerapannya dalam dunia nyata," kata Kadir sebagaimana dilansir dari Aldhyhumascabdinpendwilviii.

Menindaklanjuti rencana tersebut, pihak sekolah mulai mematangkan berbagai persiapan teknis dan administratif. Langkah ini mencakup pengecekan laboratorium komputer, kelayakan perangkat keras, hingga memastikan stabilitas koneksi internet di area sekolah.