JABARONLINE.COM - Pergerakan instrumen investasi logam mulia di pasar domestik menunjukkan tren positif pada pembukaan perdagangan pekan ini. PT Aneka Tambang (Antam) mencatatkan lonjakan harga yang cukup signifikan untuk komoditas perak di Jakarta. Kenaikan ini menjadi angin segar bagi para investor yang memantau fluktuasi harga aset aman di awal bulan.
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga perak Antam pada hari Senin (2/3/2026) resmi mengalami kenaikan. Nilai jual perak tersebut kini bertambah sebesar Rp 1.050 per gram dibandingkan dengan periode perdagangan sebelumnya. Lonjakan harga ini mencerminkan dinamika pasar yang sedang bergairah terhadap logam industri dan investasi tersebut.
Saat ini, harga perak Antam berada di level Rp 59.100 per gram setelah sebelumnya tertahan di angka Rp 58.050 per gram. Angka terbaru ini menunjukkan bahwa nilai perak semakin mendekati ambang batas psikologis baru di pasar dalam negeri. Fenomena tersebut menarik perhatian banyak pihak yang berkecimpung di dunia investasi logam berharga.
Kenaikan harga perak ini nyatanya tidak berdiri sendiri melainkan mengekor performa positif dari komoditas lainnya. Harga perak Antam terpantau bergerak selaras dengan penguatan yang juga terjadi pada harga emas Antam hari ini. Hubungan korelasi positif antara kedua logam mulia tersebut masih menjadi faktor utama pendorong harga di pasaran.
Kenaikan yang terjadi pada Senin pagi ini memberikan dampak langsung terhadap selisih harga beli dan harga jual kembali. Para pelaku pasar kini harus menyesuaikan strategi portofolio mereka guna menghadapi perubahan harga yang cukup dinamis. Kondisi ini membuktikan bahwa perak tetap menjadi alternatif investasi yang menarik selain emas batangan.
Hingga berita ini diturunkan, minat masyarakat terhadap pembelian logam mulia di gerai Antam dilaporkan masih cukup stabil. Fluktuasi harga global dan nilai tukar mata uang menjadi variabel penting yang terus dipantau oleh manajemen Logam Mulia. Update harga secara real-time tetap menjadi acuan utama bagi konsumen sebelum melakukan transaksi.
Secara keseluruhan, performa perak pada 2 Maret 2026 memberikan sinyal optimisme bagi pertumbuhan nilai aset jangka panjang. Meskipun mengalami kenaikan, harga perak dianggap masih cukup kompetitif bagi investor pemula yang ingin memulai diversifikasi. Publik diharapkan terus memperbarui informasi melalui kanal resmi untuk mendapatkan data harga yang akurat.
Sumber: Beritasatu
