JABARONLINE.COM - Gelanggang Olahraga (GOR) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar menjadi pusat perhatian dalam pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sulawesi Selatan 2026. Ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Ketua Umum Pengprov Sulsel ini berlangsung secara kompetitif pada 16 hingga 19 April 2026.

Turnamen ini diikuti oleh ratusan karateka berbakat dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh penjuru Sulawesi Selatan. Para atlet bertanding dalam kategori kata dan kumite yang terbagi ke dalam berbagai kelas usia sebagai bagian dari program pembinaan atlet daerah.

Dilansir dari Sumardicempa, salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Muhammad Hafidz Sumardi, siswa kelas VI dari SDN 247 Sorowako. Mewakili INKADO Sulsel, Hafidz turun bertanding di kelas Pra Pemula Kumite +35 Kg Putra dengan menunjukkan performa yang sangat impresif.

Perjuangan Hafidz di atas tatami membuahkan hasil yang membanggakan setelah dirinya berhasil menembus babak semifinal. Meskipun persaingan sangat ketat, ia sukses mengamankan posisi Juara III, sebuah pencapaian luar biasa di tingkat provinsi bagi atlet muda Luwu Timur.

Keberangkatan para atlet asal Luwu Timur ke ajang ini didukung penuh oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur. Dukungan resmi tersebut diberikan melalui surat izin kegiatan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengawal prestasi non-akademik peserta didik.

"Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur atas izin dan dukungan yang diberikan sehingga Hafidz dapat bertanding dengan penuh semangat," ujar pihak perwakilan tim.

Selain dukungan instansi pemerintah, peran pihak sekolah juga menjadi faktor penting di balik kesuksesan ini. Kepala Sekolah SDN 247 Sorowako, Ibu Nerlin Mensua, S.Pd.SD, diketahui terus memberikan motivasi dan ruang bagi siswanya untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga karate.

"Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Ibu Nerlin Mensua yang selama ini mendukung Hafidz untuk mengikuti berbagai turnamen di luar sekolah," kata narasumber terkait.

Keberhasilan di lapangan tentu tidak lepas dari tangan dingin para pelatih yang membimbing sejak dini. Nama-nama seperti Senpai Umar dan Senpai Asman menjadi sosok sentral yang menempa fisik serta mental Hafidz hingga mampu bersaing di level tinggi.